Jumat
28 Agustus 2026 | 10 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Angel Ingin Ikuti Jejak Megawati, KD Sudah Lama Ngefans PDIP

pdip-jatim-angel-karamoy

JAKARTA – PDI Perjuangan terus membekali para bakal caleg artis yang maju dalam pemilihan Legislitif 2019. Melalui tangan artis berkualitas, Indonesia yang memiliki berkepribadian di bidang budaya bisa terwujudkan.

“Bung Karno mengatakan Indonesia berkepribadian dalam kebudayaan, yakni kebudayaan kita. Bukan kebudayaan Amerika, bukan kebudayaan Eropa, bukan India, kebudayaan Arab, bukan kebudayaan China. Tapi Indonesia sebagai Taman Sarinya Kebudayaan-kebudayaan besar dunia yang dibumikan dalam kepribadian bangsa Indonesia,” kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Selasa (31/7/2018).

Di antara artis yang bergabung adalah Angel Karamoy dan Krisdayanti. Angel Karamoy mengaku memilih partai berlambang banteng sebagai kendaraannya karena mengagumi sosok Bung Karno  dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Saya kagum dengan sosok Bung Karno. Semua orang juga kagum, karena Bung Karno adalah bapak bangsa. Pokoknya luar biasa Beliau,” ungkap Angel.

Selain itu, PDIP dipimpin oleh seorang perempuan. Sehingga terinspirasi mengikuti jejaknya.

“Saya wanita dan saya bangga. Ada lho seorang wanita yang jadi ketum, bahkan Beliau (Megawati) adalah Presiden RI kelima. Jadi saya harus ikutin jejaknya nih, saya harus bagaimana nih bisa tahu, beliau bisa sukses gimana caranya,” kata Angel.

Menurut Angel, PDIP adalah partai yang bukan hanya memberikan kesempatan luas kepada perempuan untuk berpolitik, tetapi sudah membuktikannya.

Selain Bung Karno dan Megawati, kata dia, alasannya bergabung dengan PDI Perjuangan karena partai nasionalis ini mencapreskan kembali Jokowi.

“Saya sangat setuju PDI Perjuangan mengusung Jokowi untuk jadi presiden,” ujar perempuan kelahiran Manado 31 tahun silam ini.

Sementara itu, Krisdayanti atau disapa KD mengungkapkan, lewat PDIP ia ingin mewujudkan salah satu cita-cita Trisakti Bung Karno, yakni Indonesia yang berkepribadian di bidang budaya.

“Jadi perpindahan saya sebenarnya tidak meninggalkan dunia keartisan saya. Tapi saya bergerak dari dunia seni menjadi politik yang berkebudayaan. Karena saya mendapatkan tugas dan amanah untuk menggelorakan rasa cinta akan budaya nasional,” ungkap Krisdayanti.

Soal pilihan jatuh ke PDIP, hal itu karena latar belakang keluarganya yang nasionalis. Terlebih sang kakek pernah duduk sebagai anggota legislatif dari partai nasionalis untuk wilayah Malang.

“Juga dalam diri saya dan dorongan dari suami yang walaupun dia orang asing. Tapi kami berdua itu ngefans sama PDI Perjuangan dari dulu,” ujar perempuan kelahiran Batu 43 tahun silam ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Kementerian PU Hibahkan SPAM Tangkel ke Pemkab Bangkalan, Bupati Lukman: Jadi Pengungkit Investasi

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mendapat tambahan aset strategis untuk memperkuat pelayanan ...
KRONIK

Data Desil Bermasalah, DPRD Bondowoso Soroti Ancaman Bantuan Warga Terputus

BONDOWOSO – Perubahan data desil warga di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, berpotensi membuat penerima bantuan ...
KRONIK

Monev Komisi B DPRD Jember di PT MDR Buntu, Data Stok dan Harga Tembakau Masih Misteri

JEMBER – Monitoring dan evaluasi Komisi B DPRD Jember ke PT Mangli Djaya Raya (MDR), Jumat (28/8/2026), belum ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Usulkan Insentif Guru PAUD Naik, Dibahas dalam APBD 2027

MALANG – DPRD Kota Malang mendorong peningkatan alokasi tunjangan insentif bagi para pendidik Pendidikan Anak Usia ...
LEGISLATIF

Abidin Fikri Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Bingkisan untuk Takmir Masjid di Bojonegoro

BOJONEGORO – Momentum Jumat Berkah dimanfaatkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. ...
KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...