Selasa
18 Agustus 2026 | 12 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Posko Pandegiling Peringati Tragedi 27 Juli

1532718232-picsay

 

Peringatan Kudeta 27 Juli 1996, atau dikenal dengan peristiwa Kuda Tuli, di Posko Pandegiling, Surabaya, Jumat (27/7/2018) malam.

Surabaya – Tragedi Kudeta 27 Juli 1996, atau dikenal dengan peristiwa Kuda Tuli, diperingati di Posko Pandegiling, Surabaya, Jumat (27/7/2018) malam. Peringatan Kuda Tuli ke 22 Tahun ini dihadiri ratusan anggota, kader, dan simpatisan PDI Perjuangan dari Surabaya dan sejumlah kota di Jawa Timur.

Sejumlah tokoh dan sesepuh PDI Perjuangan juga hadir, seperti L. Seopomo, Pudjo Basuki, Nanang Budi, serta pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur SW. Nugroho.

Massa yang dikenal dengan Pro Mega ini larut dalam alunan lagu-lagu perjuangan demokrasi, yang dilantunkan Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Surabaya, diantaranya lagu Bongkar dan Bento karya Iwan Fals.

Ketua Panitia Peringatan Tragedi 27 Juli 1996, Suwari mengatakan, peringatan yang sederhana ini diharapkan mampu mengingatkan kembali dan merefleksikan nilai-nilai perjuangan para pendahulu dalam menegakkan Pancasila, UUD 1945, serta nilai-nilai demokrasi yang telah digali dan dicetuskan para pendiri bangsa.

“Semoga kita yang hadir di sini selalu diingatkan akan nilai-nilai perjuangan kita 22 tahun lalu,” kata Suwari.

Posko di Jalan Pandegiling 223 Surabaya ini, menjadi salah satu saksi bisu perjuangan rakyat Indonesia dalam memperjuangkan demokrasi dan keadilan, ditengah tirani dan cengkeraman kekuatan pemerintahan Orde Baru.

Tragedi Kudeta 27 Juli 1996, atau dikenal dengan peristiwa Kuda Tuli, diperingati di Posko Pandegiling, Surabaya, Jumat (27/7/2018) malam. 

Posko Pandegiling juga merupakan cikal bakal perjuangan PDI Pro Mega, yang ditandai dengan berdirinya mimbar bebas, yang akhirnya diikuti oleh Pro Mega yang ada di Jakarta.

Di Posko Pandegiling ini pula, lahir aksi Cap Jempol Darah Perjuangan Nasional, sebagai manifestasi PDI Pro Megawati, dalam mencari keadilan dan kebenaran.

Pada 27 Juli 1996 kantor DPP PDI pimpinan Megawati Soekarnoputri di Jakarta, diserbu kelompok PDI pimpinan Soerjadi yang didukung Soeharto dan pemerintahan Orde Barunya, termasuk ABRI. Pada 28 Juli 1996, Posko Pandegiling juga menjadi sasaran penyerbuan yang didalangi pemerintah otoriter Soeharto dan Orde Barunya.

Pada peringatan peristiwa 27 Juli, Pudjo Basuki, tokoh sekaligus sesepuh PDI Perjuangan, didaulat untuk menyampaikan refleksi, atas peristiwa yang menjadi tonggak lahirnya reformasi dan perjuangan menegakkan demokrasi serta keadilan.

“Disinilah lahir aksi cap jempo darah, yang menjadi simbol perjuangan menegakkan kebenaran, keadilan dan demokrasi,” seru Pudjo Basuki.

Pudjo juga menyoroti perjalanan reformasi yang sudah kehilangan arah, karena dikendalikan oleh pihak-pihak yang punya kepentingan untuk dirinya sendiri.

“Amandemen UUD 1945 yang sampai 4 kali, adalah bukti reformasi yang kehilangan arah, dan dimanfaatkan oleh para sengkuni,” seru Pudjo.

Sesepuh PDI Perjuangan yang merupakan mantan Anggota DPR RI, L. Soepomo, mengajak generasi muda PDI Perjuangan untuk mengambil nilai positif dari peristiwa 27 Juli 1996.

“Mari kita ambil hikmah dari 27 Juli apa yang positif, dan kita tinggalkan yang negatif,” kata Soepomo.

Soepomo juga menyoroti banyaknya kepala daerah dan wakil rakyat yang terjerat korupsi. Ia mengajak kader PDI Perjuangan agar tidak sampai tersangkut kasus korupsi, yang itu justru mengkhianati rakyat.

“Kita harus prihatin dengan maraknya korupsi, dan ini harus jadi perhatian kita semua agar tidak terlibat kasus korupsi,” ujarnya.

Selain refleksi dan doa bersama untuk para pejuang demokrasi, peringatan Kuda Tuli juga ditandai dengan penyalaan lilin, mencium bendera Merah Putih, dan pemotongan Tumpeng.(Srilambang)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Bacakan Proklamasi HUT ke-81 RI, Fery Ingatkan Kemerdekaan Harus Diisi Kerja Nyata untuk Rakyat

MADIUN – Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono mengingatkan kembali momentum Proklamasi Kemerdekaan sebagai ...
KRONIK

Baguna PDIP Jatim Buka Posko Layanan Kemanusiaan di Muktamar ke-35 NU

PDI Perjuangan Jatim melalui Baguna membuka posko layanan kemanusiaan di Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Jombang, ...
KRONIK

Bukan Sekadar Seremonial, Bupati Lukman Tegaskan Kemerdekaan Harus Diisi Karya Nyata

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 ...
SEMENTARA ITU...

Serahkan Dua Ambulans Gratis, Novita: Kebutuhan di Masyarakat Bawah Masih Tinggi

TRENGGALEK — Anggota DPR RI Dapil VII Jawa Timur Novita Hardini menyerahkan dua unit ambulans gratis untuk ...
KABAR CABANG

Agatha: Jangan Kenal Kemiskinan Hanya dari Angka, Turun Langsung ke Rakyat

SURABAYA – Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Agatha Retnosari mengingatkan kader agar tidak memahami ...
KABAR CABANG

HUT RI ke-81, PDIP Kabupaten Kediri Dorong Generasi Muda Rawat Semangat Patriotisme

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri mendorong generasi muda merawat patriotisme dan kecintaan kepada bangsa melalui ...