Minggu
08 November 2026 | 11 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jadi Caleg PDIP, Kalangan Artis Diharap Ikut Membumikan Pancasila

pdip-jatim-kirana-larasati
Kirana Larasati

JAKARTA – Salah satu prganisasi sayap PDI Perjuangan, yakni Komunitas Banteng Muda (KBM) ikut menyumbangkan nama-nama tenar sebagai caleg DPR RI.

Beberapa nama kondang yang didaftarkan melalui PDIP itu, antara lain Kirana Larasati, Irwansyah, Aldi Oscha, Tongari Sianturi, Jandi Satrio, dan Jarot Wijanarko.

Sekretaris Jenderal KBM, Rizky Agustandi berharap nama-nama tenar itu dapat membumikan Pancasila.

“Kami harap mereka sebagai orang yang dikenal kaum milenial mampu membumikan Pancasila, sehingga kaum milenial tersebut bisa memahami dasar-dasar negara,” kata Rizky, kemarin.

Menurutnya, KBM engajukan nama-nama caleg tersebut juga untuk menggaet suara-suara dari kaum muda. Mereka pun optimistis mampu menyumbang banyak suara untuk PDI Perjuangan di parlemen.

“Karena menjadi contoh bagi kaum milenial, kami harap mereka juga berkampanye secara sehat, baik, dan mendidik masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, terkait fenomena kemunculan caleg artis menjangkiti hampir semua partai politik peserta pemilu 2019, termasuk di PDIP, politisi Masinton Pasaribu minta para caleg artis fokus bekerja untuk rakyat bila nanti mereka lolos melaju ke Senayan.

“Hendaknya mereka bisa menyesuaikan, meninggalkan semua keartisan. Jangan sampai di DPR jadi kerja samping,” kata Masinton dalam diskusi Polemik Radio MNC Trijaya bertema Colak Colek Caleg di Warung Daun, Jakarta, kemarin.

Masinton mengatakan, menjadi anggota legislatif adalah kerja pengabdian, dan kerja itu difasilitasi oleh negara. Karenanya, lanjut Masinton, apa pun latar belakangnya, anggota legislatif harus fokus mengabdi untuk rakyat.

Kader PDIP yang juga legislator DPR RI itu memastikan, sejumlah artis yang mendaftar melalui PDIP seperti Krisdayanti, Ian Kasela, Angel Karamoy, dan lainnya, tidak direkrut dengan cara instan. Menurutnya, para bakal caleg itu akan diseleksi oleh rakyat.

“Kader PDIP dipilih melalui pendidikan, bukan cara isntan. Kalau mereka tidak mengabdi, tolong jangan dipilih,” kata Masinton. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Kaderisasi Tingkat Akar Rumput, DPC Magetan Lantik Pengurus Ranting Berusia 17 Tahun

MAGETAN — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menggelar pelantikan Pengurus Ranting tingkat desa/kelurahan ...
KRONIK

Novita Hardini: Soekarno Run Jadi Bukti Komitmen PDI Perjuangan Jalankan Arahan Ibu Megawati

BLITAR — Penyelenggaraan Soekarno Run menjadi salah satu wujud komitmen PDI Perjuangan dalam menjalankan arahan ...
KRONIK

Angkat Motif Sabuk Mangir Latar Ukel, BBF Perkuat Pelestarian dan Industri Batik Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendorong pelestarian batik lokal sekaligus memperkuat ...
KRONIK

Dari Raquel 52 Tahun hingga Farles 17 Tahun, Soekarno Run Blitar Satukan Semangat Lintas Generasi

BLITAR — Usia bukan penghalang untuk terus berlari. Bagi Raquel Pirera Sajana, 52 tahun, setiap perlombaan adalah ...
LEGISLATIF

Dua SK LP2B Pernah Bernomor Sama, DPRD Jember Pertanyakan Dokumen Terbaru

JEMBER – Perubahan data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Jember kembali dipersoalkan DPRD. ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Dorong Dukungan untuk Ormas Keagamaan, Muslimat NU Perkuat Pendidikan Perempuan

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri, Yuzar Rasyid, mendorong pemerintah meningkatkan dukungan terhadap organisasi ...