Jumat
23 Oktober 2026 | 4 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, Kriteria Cawapres Pendamping Jokowi

pdip-jatim-hasto-okezone

JAKARTA — Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto tak mengungkap detail sosok calon wakil presiden (cawapres) yang telah dikantongi Presiden Joko Widodo. Hasto hanya menyampaikan beberapa kriteria cawapres yang diusulkan PDIP.

“Kalau berbicara kepemimpinan itu kita bicara bahwa semuanya harus punya visi politik untuk Indonesia raya,” kata Hasto di kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (9/7/2018).

Oleh sebab itu, imbuh Hasto, dari mana pun cawapres tersebut berasal, dia harus memiliki visi politik untuk Indonesia. Cawapres tersebut pun harus memahami Pancasila.

Di samping itu, cawapres tersebut juga harus memahami bagaimana tantangan utama dalam menjalankan keadilan sosial. Tujuannya agar tercipta kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia secepatnya.

Soal kapan nama cawapres pendamping Jokowi itu akan diumumkan, sebut Hasto, masih menunggu momentum yang tepat. “Yang pasti putra terbaik Indonesia,” ungkapnya.

Pendaftaran capres dan cawapres berlangsung dari 4 Agustus 2018 hingga 10 Agustus 2018. Namun, menurut Hasto, pengumuman masih harus melihat dinamika politik.

“Kita juga harus melihat dinamika politiknya seperti apa. Bagaimana kita menggalang seluruh kekuatan gotong royong nasional,” sebut Hasto.

Saat ini, PDI Perjuangan mempersiapkan diri untuk memenangkan Pemilu Legislatif (Pileg) maupun Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

Untuk pemilu legislatif, PDI Perjuangan mempersiapkan sekitar 21.000 calon anggota legislatif (caleg).

“Saat pileg nanti, PDI Perjuangan menyiapkan paling tidak sekitar 21.000 caleg di seluruh Indonesia,” ungkap Hasto.

Menurutnya, para caleg tersebut akan menjadi mesin pemenangan bagi PDI Perjuangan. Mereka juga akan bekerja secara total untuk memenangkan Presiden Joko Widodo dalam pilpres.

Terkait persiapan memenangkan Pileg dan Pilpres 2019, PDIP menggelar workshop kaderisasi. Menurut Hasto, acara ini juga sebagai wadah bagi kepala daerah yang diusung PDIP untuk bercerita kepada kader tentang keberhasilan mereka.

Para kepala daerah tersebut berbagi pengalaman mereka dalam menguatkan ideologi Pancasila di daerahnya.

“Kami lakukan workshop untuk kesekian kalinya untuk mengambil intisari dari berbagai keberhasilan para kepala daerah kita juga dijadikan sebagai model di dalam pembumian Pancasila. Di dalam menjalankan dasa prasetya partai tersebut,” terangnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Ini, Tiga Pesan Bupati Lukman pada Peringatan Hari Santri dan Wisuda Tahfidz Juz 30

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berharap peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tidak sekadar ...
UMKM

16 Pelaku UMKM Fatayat NU Gresik Terima Rombong Gratis dari Nila Yani

GRESIK – Sebanyak 16 pelaku UMKM dari anggota Fatayat NU Gresik mendapat bantuan rombong usaha gratis. Bantuan dari ...
KRONIK

Peringati Hari Santri, ASN Banyuwangi Kenakan Busana ala Santri Selama Sepekan

BANYUWANGI – Peringatan Hari Santri di Banyuwangi selalu mendapat perhatian lebih dari Pemkab Banyuwangi. Berbagai ...
KRONIK

HSN 2026, Bupati Fauzi Dorong Santri Kuasai Ilmu hingga Kembangkan Kewirausahaan

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mendorong para santri untuk memperkuat kualitas diri melalui ...
KRONIK

Sri Untari Ajak Emak-emak di Malang Berdoa Bersama Memohon Hujan

MALANG – Di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Jawa Timur, ...
KRONIK

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Ajak Santri Terus Mengabdi untuk Negeri

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, mengajak seluruh santri untuk terus ...