Jumat
28 Agustus 2026 | 11 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jika Kondisinya Seperti Sekarang, 2040-2045 Indonesia Jadi Bangsa Nomor 4-5 Dunia

pdip-jatim-seskab-pramono-diwawancara

YOGYAKARTA – Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menilai, sungguh suatu keberuntungan bagi keluarga besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta saat ini memiliki Presiden yang berasal dari perguruan tinggi tersebut, yakni Presiden Joko Widodo yang visinya jauh ke depan.

“Saya mendampingi Presiden keliling dunia, gestur tubuhnya itu gestur tubuh yang enggak Gadjah Mada banget begitu. Kan kalau gestur tubuh alumni Gadjah Mada itu biasanya kan kalau sama orang itu ada minder,” kata Seskab saat menjadi pembicara kunci dalam Leadership Talk yang diadakan di Auditorium Sukadji Ranuwiharjo, Magister Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (MM FEB UGM), kemarin.

Dalam acara yang digelar sebagai rangkaian dari kegiatan Lustrum ke-6 (Dies Natalis ke-30) MM FEB UGM itu, Seskab mengemukakan, dulu salah satu kelemahan alumni UGM itu kalau melihat alumni ITB dan UI mundur selangkah walaupun akhirnya tetap finish di depan.

Tetapi Presiden Jokowi ini, lanjut Seskab, gestur tubuhnya ketika bertemu dengan pemimpin negara lain misalnya Presiden Barack Obama, Presiden Donald Trump, Presiden Macron, Perdana Menteri Turnbull,  dengan Kanselir Angela Merkel itu seperti sejajar.

“Saya tidak tahu, mudah-mudahan ini betul-betul karena Fakultas Kehutanan mendidik menjadi seperti itu. Benar-benar sejajar, beliau sama sekali tidak ada (mindernya, red),” ujarnya.

Bahkan dalam forum-forum internasional, menurut Seskab Pramono Anung, kalau pemimpin Indonesia sebagai bangsa besar dunia tidak diatur di tempat yang benar, maka Indonesia akan protes.

Hal ini, lanjut Seskab, dulu tidak pernah dilakukan dan pemimpin Indonesia ditaruh di paling ujung dulu hal yang biasa karena negara ini dianggap sebagai bangsa yang baru mau menampak. “Sekarang tidak, gestur kita adalah gestur sebagai bangsa besar,” tegas Pramono.

Dalam kesempatan itu, dia menyinggung prediksi dari McKinsey, Bank Dunia, kemudian juga IMF,  kalau kondisi politik di Indonesia seperti sekarang ini, pertumbuhan ekonominya stabil, demografinya juga seperti ini, maka pada tahun 2040-2045 Indonesia akan menjadi bangsa nomor 4-5 dunia.

“Bukan kita yang menghitung, dunia yang menghitung,” tukas Seskab.

Untuk itu dia berharap, agar Jokowi yang lulusan dari Fakultas Kehutanan UGM itu diberikan kesempatan untuk membawa bangsa ini membangun bangsa ini ke depan menjadi lebih baik.

“Karena untuk memimpin bangsa dengan 263 juta tidak gampang. Hiruk pikuk politik selalu terjadi, tetapi yang luar biasa dari bangsa ini sekarang ini adalah peristiwa politik dan peristiwa bisnis ekonomi itu betul-betul terpisah,” terang Seskab seraya menunjuk contoh ketika Pilkada DKI itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membaik padahal begitu hiruk pikuknya, jadi artinya orang sudah melihat itu. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Kementerian PU Hibahkan SPAM Tangkel ke Pemkab Bangkalan, Bupati Lukman: Jadi Pengungkit Investasi

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mendapat tambahan aset strategis untuk memperkuat pelayanan ...
KRONIK

Data Desil Bermasalah, DPRD Bondowoso Soroti Ancaman Bantuan Warga Terputus

BONDOWOSO – Perubahan data desil warga di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, berpotensi membuat penerima bantuan ...
KRONIK

Monev Komisi B DPRD Jember di PT MDR Buntu, Data Stok dan Harga Tembakau Masih Misteri

JEMBER – Monitoring dan evaluasi Komisi B DPRD Jember ke PT Mangli Djaya Raya (MDR), Jumat (28/8/2026), belum ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Usulkan Insentif Guru PAUD Naik, Dibahas dalam APBD 2027

MALANG – DPRD Kota Malang mendorong peningkatan alokasi tunjangan insentif bagi para pendidik Pendidikan Anak Usia ...
LEGISLATIF

Abidin Fikri Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Bingkisan untuk Takmir Masjid di Bojonegoro

BOJONEGORO – Momentum Jumat Berkah dimanfaatkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. ...
KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...