Rabu
22 April 2026 | 11 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Amankan Suara Gus Ipul-Mbak Puti, PDIP Surabaya Siapkan 5.000 Tentara Partai

pdip-jatim-sukadar-sby

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menyiapkan sebanyak 5.000 saksi yang siap mengawal pelaksanaan Pilkada Jatim yang digelar 27 Juni mendatang di Kota Pahlawan.

Kepala Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPC PDIP Surabaya Sukadar mengatakan, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno diyakini bakal memperoleh kemenangan di Kota Surabaya.

Namun agar hasil suara pasangan nomor urut 2 itu aman, terang Sukadar, maka perlu dikawal. “Pengawasan perlu dilakukan di setiap TPS (tempat pemungutan suara),” kata Sukadar kepada wartawan, kemarin.

Pria yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Surabaya ini menyebutkan, pengawalan oleh saksi yang merupakan tentara partai ini dimulai dari dari pencoblosan Pilgub Jatim sampai selesai rekapitulasi penghituangan suara.

Selain itu, lanjut dia, tentara partai juga akan mengawal proses pengiriman kotak suara usai pelaksanaan pencoblosan dan penghitungan suara dari TPS sampai di tempat tujuan.

“Tentara partai akan mendampingi terus sampai selesai,” ujarnya.

Saat ini, tambah Sukadar, tentara partai sudah mulai bergerak dengan mencoba mengenali pemilih. Hal ini, menurut Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya ini, perlu dilakukan jika nanti ada pemilih dari luar Surabaya yang mencoba bermain-main di Surabaya akan ketahuan.

“Tentara partai ini cuma mengantisipasi terjadinya praktik politik uang menjelang pencoblosan,” ucap dia.

Sebelumnya, Ketua DPC PDIP Surabaya Whisnu Sakti Buana mengatakan, tentara partai harus siap setiap saat dan kapan pun dibutuhkan partai. Untuk itu, Whisnu mengajak tentara partai menjadi komandan pleton di kelurahannya.

Politisi yang juga Wakil Wali Kota Surabaya ini mengatakan, Pemilu 2019 akan lebih rumit karena ada lima surat suara yang diterima pemilih. Yakni surat suara untuk pemilihan anggota legislatif kota/kabupaten, provinsi, DPR RI, DPD RI dan presiden.

Menurutnya, waktu penghitungan surat suara yang diperlukan lebih lama karena tiap kotak suara bisa memakan waktu tiga jam. Untuk itu, tentara partai dibutuhkan dalam mengawal setiap proses pencoblosan sampai penghitungan suara berakhir. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Kader Perempuan PDIP Kediri Ziarah ke Makam Ibunda Soekarno, Teguhkan Semangat Kartini

Kader perempuan PDIP Kediri ziarah ke makam ibunda Soekarno, teguhkan semangat Kartini dan dorong peran perempuan ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jombang Siapkan Langkah Mitigasi Hadapi “El Nino Godzilla”

JOMBANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Jombang bersama Fraksi PDI Perjuangan DPRD setempat ...
EKSEKUTIF

Buang Sampah Sembarangan di Surabaya Bakal Disanksi Bersihkan Sungai 3 Hari

Buang sampah sembarangan di Surabaya bakal kena sanksi sosial bersihkan sungai 3 hari, Pemkot perkuat pengawasan ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jember Tanam Umbi-umbian, Antisipasi Krisis Pangan

PDIP Jember tanam komoditas pangan alternatif seperti singkong dan ubi untuk antisipasi krisis pangan dan kurangi ...
KRONIK

Momentum Hari Kartini, Sarinah Banyuwangi Perkuat Gerakan Perempuan Lintas Profesi

BANYUWANGI – Organisasi perempuan Sarinah Banyuwangi menegaskan perannya sebagai motor penggerak pemberdayaan ...
LEGISLATIF

Sutardi Soroti MBG, Minta Higienitas dan Pengawasan Diperketat

Sutardi minta pengawasan dan higienitas MBG diperketat usai dugaan keracunan siswa di Madiun, DPRD dorong evaluasi ...