Senin
15 Juni 2026 | 10 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gubernur Jatim Ideal Itu, Harus Amanah, Cerdas, dan Kuat

pdip-jatim-ipul-haul-kiai-mustamar1

BLITAR – Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad, Malang, KH Marzuki Mustamar, menyebut Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebagai calon gubernur yang sangat layak dipilih, karena memenuhi kriteria sebagai pemimpin.

Di antaranya, kriteria sebagai pemimpin yang harus amanah, cerdas, dan kuat. Pertama, sebut Kiai Mustamar, pemimpin amanah adalah pemimpin yang mampu menjalankan program kebijakan sesuai tugas yang diamanahkan.

Pemimpin kategori ini adalah pemimpin yang istiqomah tidak gampang tergoda jabatan lain, apalagi mundur di tengah jalan demi mengejar ambisi.

Sedangkan untuk pemimpin yang cerdas, terang Kiai Mustamar, adalah figur yang mampu menghadirkan kebijakan untuk menjalankan amanahnya.

“Saya melihat Gus Ipul ini tidak hanya cerdas tapi terbukti 10 tahun telah banyak berbuat untuk Jawa Timur,” kata Kiai Marzuki dalam tausiyah acara Haul KH Mustamar di Blitar, Minggu (27/5/2018).

Untuk kriteria pemimpin yang kuat, lanjut Kiai Mustamar, yakni mampu menjalankan tugas tanpa batasan waktu dan tempat.

“Jawa Timur itu luas. Bisa di Banyuwangi pagi, malamnya harus ke Ngawi. Pemimpin lingkup Jawa Timur harus kuat,” tegas Kiai Marzuki di acara yang juga dihadiri Gus Ipul tersebut.

Kategori kuat ini tidak hanya secara fisik, melainkan juga kepantasan. “Kalau Gus Ipul itu jam 2 dinihari ada bencana pantes untuk ditelpon keluar rumah sendiri juga pantes karena laki-laki. Dia juga kuat dan telah terbukti selama 10 tahun jadi wagub. Jadi khotib maupun imam salat juga bisa,” ujarnya.

Selain menjelaskan kriteria personal, Kiai Marzuki juga menyebut latar belakang figur ini yang juga menjadi pertimbangan. Di antaranya, figur yang dibesarkan pesantren.

“Sudah waktunya kita punya pemimpin yang berlatar belakang pondok pesantren. Sebab, figur ini tahu akan kebutuhan pesantren sehingga kebijakannya tak jauh dari pesantren,” kata kiai asal Malang ini.

Hal itu lantas ditunjang dengan partai pengusung yang laiknya berbasis Nahdlatul Ulama (NU). “Insya Allah, kalau partainya berasal dari kiai, maka setiap pengambilan keputusan akan melibatkan kiai,” ucap pria yang pernah menjabat Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Malang ini.

Dia lantas menyinggung beberapa pihak yang melarang kiai untuk terjun ke dunia politik. Menurutnya, turunnya para kiai ke kancah politik justru memberikan kepastian kebijakan yang tak menentang syariat agama.

“Kalau kebijakan diambil atas restu kiai, maka sudah pasti hal itu bermanfaat bukan hanya golongan, namun masyarakat pada umumnya. Ini sudah pasti,” urai pria yang pernah menjadi anggota Komisi Fatwa MUI Kota Malang ini.

Sementara itu, Gus Ipul pun menyebut dua manfaat acara haul yang biasanya digelar sebagai peringatan wafatnya para kiai.

Pertama, acara haul menjadi media para jemaah untuk saling mendoakan. “Kedatangan kita di tempat ini menandakan bahwa kita berlatarbelakang sama. Kita adalah satu. Tak ada bedanya,” kata Ketua PBNU ini.

Kedua, dengan mengingat momentum wafatnya para kiai, juga akan sekaligus meneladani para tokoh tersebut. “Insya Allah kalau kita patuh sama kiai, maka akan diberikan kebaikan,” kata keponakan KH Abdurrahman Wahid ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Wahyu Prayudi Soroti Keterlambatan Gaji ke-13 Pekerja Puskesmas di Jember

Anggota Komisi D DPRD Jember Wahyu Prayudi Nugroho mendesak Pemkab Jember segera menuntaskan pembayaran gaji ke-13 ...
LEGISLATIF

Hendrad Subiyakto Serap Aspirasi Warga Kawedanan, Nguntoronadi dan Takeran

MAGETAN – Jeda masa persidangan (reses) ke IV DPRD Magetan tahun 2026 dimanfaatkan anggota Fraksi PDI Perjuangan, ...
KABAR CABANG

Megawati Bagikan Bibit Sukun dan Alpukat, Dorong Gerakan Ketahanan Pangan dari Daerah

BLITAR – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyerahkan bibit pohon pule, sukun, dan alpukat kepada ...
KRONIK

Renovasi Istana Gebang Selesai, Apa Yang Baru?

KOTA BLITAR – Renovasi Istana Gebang, rumah masa kecil dan remaja Bung Karno di Jalan Sultan Agung, Kota Blitar ...
KRONIK

Soekanro Fun Run 2026, Hosnan: Hidupkan Semangat Bulan Bung Karno dan Ekonomi Rakyat

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Sumenep mengapresiasi pelaksanaan Soekarno Fun Run 2026 yang digelar DPD KNPI Sumenep ...
KRONIK

Resmikan Istana Gebang, Megawati Ajak Generasi Muda Memahami Sejarah Perjuangan Bangsa

Megawati Soekarnoputri meresmikan hasil renovasi Istana Gebang di Kota Blitar. Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PDI ...