Senin
02 November 2026 | 8 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kutuk Aksi Terorisme di Surabaya, Puti: Rakyat Jatim Tidak Takut!

pdip jatim puti tundukkan kepala1

TULUNGAGUNG – Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno mengutuk keras aksi terorisme yang menyerang sejumlah tempat ibadah di Surabaya, Minggu (13/5/2018).

“Warga Jawa Timur tidak takut pada terorisme. Masyarakat Jatim adalah masyarakat pemberani yang sejak era penjajahan selalu berdiri di garis terdepan membela republik ini,” kata Puti.

Saat menghadiri Festival Sholawat Bunda Sahto di Ngantru Tulungagung, Minggu (13/5/2018), Puti mengajak ratusan ibu-Ibu anggota Muslimat dan Fatayat peserta festival menundukkan kepala untuk mendoakan korban teror Surabaya.

Selain itu, untuk berdoa agar kejadian yang mengoyak perikemanusiaan ini tidak terulang kembali.

“Tundukkan hati, untuk mengetuk langit dengan sholawat, berdoa kepada Allah SWT untuk mereka dan keselamatan kita semua,” tuturnya.

“Meski para korban beda keyakinan, tapi mereka adalah saudara-saudara sebangsa kita,” tambah Puti.

Islam, kata dia, tak menoleransi segala bentuk aksi kekerasan. “Justru Islamlah yang harus merangkul, dan memberi rasa aman bagi umat lain,” tuturnya.

Teror yang diluncurkan para teroris hari ini, jelas Puti, tidak akan membuat masyarakat Jawa Timur mundur sejengkal pun untuk terus berjuang mewujudkan bangunan masyarakat yang makmur dalam keberagaman dan bahagia dalam harmoni.

Puti mengajak seluruh warga, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk mendukung seluruh kekuatan negara guna memberantas segala bentuk aksi terorisme yang merongrong persatuan Indonesia.

“Para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat selalu bersama dan mendukung penuh semua kebijakan negara untuk melawan segala bentuk terorisme,” ujarnya.

Kepada para korban dan keluarga, Puti menyampaikan duka dan empati yang mendalam. “Kita berdoa sepenuh hati untuk mereka. Semoga Tuhan memberikan jalan terbaik untuk korban dan keluarga,” ucapnya.

Pendamping Cagub Saifullah Yusuf ini mengatakan, negara harus memastikan bahwa kejadian di Surabaya adalah peristiwa menyedihkan terakhir yang terjadi berkaitan dengan tindakan terorisme.

Ke depan, Puti mengajak seluruh warga masyarakat mempererat tali solidaritas untuk tidak memberi ruang bagi tumbuhnya gerakan radikal. Sikap gotong royong dan saling memiliki harus terus dijaga dan ditumbuhkan di seluruh jiwa masyarakat.

“Satu warga Jatim terluka, kita semua merasa sakit,” ucap dia. (goek)

 

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...
LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Gagas Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Sinden Blitar Raya

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menggagas pembentukan koperasi bagi anggota ...
KRONIK

Bangkalan Sabet Tiga Penghargaan Wilwatikta Awards, Bupati Lukman: Ada Kerja Keras Petani

SURABAYA – Kabupaten Bangkalan meraih tiga kategori penghargaan dalam ajang Jawapos.com Wilwatikta Awards 2026. ...