Jumat
21 Agustus 2026 | 4 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Ini Mbak Puti Cucunya Presiden Soekarno. Jangan Lupa Ya…”

pdip-jatim-puti-ponpes-thoyibah-sumenep1

SUMENEP – Pelataran Pondok Pesantren Darut Thoyyibah Desa Legung Timur Kecamatan Batang-Batang Kabupaten Sumenep penuh sesak oleh ribuan ibu-ibu wali santri, Sabtu (31/3/2018) selepas duhur.

Mereka menyambut kedatangan calon wakil gubernur nomor 2 Puti Guntur Soekarno.

Sebelum masuk ke pelataran, Puti dan rombongan disambut para santri putri yang berjajar di sepanjang jalan masuk. Mereka melambai-lambaikan bendera merah putih.

Pengasuh ponpes Hj Thoyyibah Baidowi menyambut hangat kedatangan cucu dari Bung Karno tersebut. Dia mengenalkan Mbak Puti kepada ribuan ibu-ibu tersebut.

“Ini Mbak Puti Guntur Soekarno. Cucunya Bapak Presiden Soekarno yang berjuang dan menderita karena memerdekakan bangsa Indonesia. Jangan lupa ya ibu-ibu,” katanya dalam bahasa Madura.

Dalam kesempatan itu Hj Thoyyibah Baidowi berharap jika kelak Gus Ipul dan Mbak Puti terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur Jatim untuk memperhatikan tiga hal.

Satu, terkait maraknya keberadaan panitia pembangunan masjid yang meminta sedekah kepada pengguna jalan raya.

“Mohon nanti ada perhatian untuk pembangunan masjid. Agar tidak ada lagi yang meminta sedekah di jalan raya. Itu juga membahayakan keselamatan mereka sendiri,” katanya.

Kedua dan ketiga, lanjut Thoyyibah  Baidowi, agar Mbak Puti memperhatikan kesejahteraan guru honorer dan guru ngaji. “Guru honorer gajinya cuma seratus ribu. Untuk guru ngaji susah mendapat pekerjaan. Mohon ini diperhatikan Mbak Puti,” katanya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Hj Thoyyibah Baidowi mengajak ibu-ibu untuk bersama-sama menyanyi. Yang syairnya: cintai Puti, sayangi Puti, mengerti Puti, sampai mati.

Sementara Puti Guntur Soekarno dalam sambutannya mengatakan, dirinya yang berpasangan dengan Cagub Saifullah Yusuf (Gus Ipul) telah merumuskan sejumlah program untuk peningkatan kualitas pendidikan.

Di antaranya menaikkan operasional madrasah diniyah termasuk peningkatan kesejahteraan ustad dan ustadzah. “Untuk sekolah tingkat atas, kami akan menggratiskannya,” kata Puti. (her)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Semifinal-Final Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan VAR

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 meningkatkan standar penyelenggaraan pertandingan dengan menggunakan wasit Liga 1 ...
KRONIK

Lepas Peserta Karnaval TK-PAUD se-Pohjentrek, Muhamad Zaini Ajak Kenalkan Budaya Sejak Dini

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, secara resmi membuka dan memberangkatkan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Bidik Investasi Rp43 Triliun pada 2026, Layanan Digital Diperkuat

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membidik realisasi investasi sebesar Rp43 triliun pada 2026. Untuk ...
KRONIK

Tiga Politisi Muda PDIP Tapal Kuda Masuk Nominasi Penghargaan Nasional

JEMBER – Tiga politisi muda PDI Perjuangan dari kawasan Tapal Kuda masuk nominasi penghargaan yang digelar salah ...
KRONIK

Korban TPPO Asal Jawa Barat Dipulangkan, Sinung Harap Kasus Serupa Tidak Terjadi Lagi

BONDOWOSO – Tiga perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ...
SEMENTARA ITU...

Doding Dorong Pedagang Pasar Melek Teknologi agar Tak Tergusur Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mendorong pedagang pasar tradisional beradaptasi dengan ...