Jumat
05 Juni 2026 | 2 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puti Hadiri Peresmian Ponpes Ahlun-Najiyah Krian

pdip-jatim-puti-an-najiyah-krian1

SIDOARJO – Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno menghadiri acara peresmian Pondok Pesantren Ahlun Najiyah dan Masjid Al Chamimi, di Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Minggu (11/3/2018).

Kehadiran cucu Presiden Pertama RI, Bung Karno itu untuk mewakili Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

Kehadiran mantan anggota DPR RI dua priode itu menjadi pusat perhatian ribuan jemaah yang sudah memadati acara yang berbarengan dengan Haul Akbar Nyai Hj Mas Lathifah Muhajir dan KH Mas Abdur Rozzaq Ustman.

Kehadiran Puti itu sudah tentu disambut baik pengasuh ponpes Nyai Hj Mas Fatimah serta para ustadz ustadzah dan santri Ahlun Najiyah.

Di hadapan ribuan jemaah yang mayoritas dari Muslimat dan Fatayat itu, Puti diberi kesempatan untuk memberikan sambutan. Puti menyampaikan salam Gus Ipul karena pada kesempatan tersebut tidak bisa hadir.

“Beliau (Gus Ipul) mohon maaf tidak bisa hadir. Beliau menyampaikan salam kepada panjenengan semua,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Puti Guntur mempromosikan program ‘Madin Plus’, yakni rencana kebijakan anggaran untuk memperkuat lembaga madrasah diniyah.

“Gus Ipul dan saya menggagas program ‘Madin Plus’. Disebut plus karena kami berdua ingin menambah dan memperluas penerima Biaya Operasional Santri Madrasah Diniyah,” kata Puti.

Program itu telah dicantumkan dalam dokumen visi-misi dan janji kerja pasangan nomor 2 tersebut.

“Plus berikutnya adalah melanjutkan dan memperluas insentif bagi ustad/ustadzah Madrasah Diniyah, Pesantren dan khafidz dan khafidzah,” jelasnya.

Gus Ipul dan dirinya telah meletakkan pondok pesantren dalam posisi sangat penting dan strategis, yakni tempat untuk mencetak generasi penerus unggul dan berakhlak.

“Kami berdua ingin melakukan penguatan peran pondok pesantren sebagai pusat pendidikan agama dan akhlak,” tambahnya.

Sedang pengasuh Ponpes Ahlun Najiyah Ibu Nyai Mas Fatimah Muhadjir mengatakan, dirinya mengundang Cawagub Puti Guntur Soekarno untuk meresmikan bangunan baru pondok tersebut.

“Mbak Puti saya undang untuk membuka dan meresmikan Pondok Pesantren Ahlun Najiyah Cabang Krian,” jelasnya.

Usia pondok itu terbilang tua, sekitar 370 tahun. Pusatnya di kawasan Sidosermo, Surabaya. “Kami sekarang membuka cabang di Krian, Sidoarjo,” ungkap Nyai Mas Fatimah.

Acara itu dihadiri ribuan warga Muslimat, Fatayat NU, ibu-ibu pengajian dan PKK dari kawasan setempat.

“Kami juga memberikan dukungan dan doa untuk Gus Ipul dan Mbak Puti,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Angkat Isu Pemanasan Global dalam Bimtek Legislator se-Indonesia

Fraksi PDI Perjuangan DPRD se-Jawa Timur mengangkat isu pemanasan global dan perubahan iklim dalam Bimtek Fraksi ...
KRONIK

Jalur Sarangan dan Tinap Magetan Butuh Penanganan Segera

MAGETAN – Kondisi infrastruktur dan fasilitas keselamatan jalan di sejumlah titik strategis Kabupaten Magetan ...
KRONIK

Selama Bulan Juni, Bupati Sumenep Imbau ASN Pakai Peci Hitam

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki di lingkungan ...
LEGISLATIF

Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah, Novita Hardini Soroti 3 Persoalan Fundamental Pariwisata

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menggarisbawahi tiga persoalan fundamental yang harus segera dituntaskan ...
KRONIK

Jamaah Haul Habib Abu Bakar Assegaf Manfaatkan Posko Makanan Gratis yang Disediakan Nila Yani Hardiyanti

GRESIK – Posko makanan gratis yang didirikan Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, ...
HEADLINE

319 Legislator PDIP DPRD se-Jatim Ikuti Bimtek Penguatan Pengawasan APBD di Bali

Sebanyak 319 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Timur mengikuti Bimtek ...