Selasa
29 September 2026 | 9 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Patuh Kyai, Alumni Ponpes Al Falah Ploso Siap Menangkan Gus Ipul-Mbak Puti

pdip-jatim-gus-ipul-di-tambakberas

JOMBANG – Alumni Ponpes Al Falah Ploso diinstruksikan untuk turut memenangkan Pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno dalam Pilkada Jatim yang bakal digelar 27 Juni 2018.

Keputusan ini diambil setelah para alumnus menggelar Musyawarah Nasional (Munas) II selama dua hari di Ponpes Mamba’ul Ma’arif, Denanyar, Jombang.

Juru bicara Munas II Alumni Ponpes Al Falah Ploso, Muhammad Firjon Barlaman mengatakan, ada satu item dalam pembahasan sidang komisi organisasi. Yakni, para alumni Al Falah Ploso harus tunduk dan patuh terhadap keputusan para kyai atau masyayikh.

Artinya, sikap ini diambil ibarat sebuah barisan jika tidak tunduk dan patuh pada komando akan porak poranda.

Dua pasangan calon yang muncul yakni pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno maka alumni Ploso diinstruksikan mendukung pasangan Gus Ipul-Puti.

“Kan sudah jelas tadi dukungan kepada Gus Ipul,” kata Gus Firjon kepada wartawan, Minggu (3/3/2018).

Terkait alasan kenapa mendukung pasangan nomor urut dua ini, kata Gur Firjon, adalah bagian dari sikap tunduk kepada perintah para kyai atau masyayikh.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah Alumni Al Falah Ploso terpilih KH Abdussalam Sohib menambahkan, sikap mendukung pasangan ini bukan tanpa alasan.

Menurutnya, Gus Ipul mampu merepresentasikan kepentingan pesantren di Jawa Timur sewaktu mendampingi Soekarwo sebagai Gubernur Jatim.

Beberapa di antaranya terkait bantuan operasional kepada madrasah diniyah serta tunjungan bagi para guru ngaji di Jawa Timur.

“Kedepan peran pemerintah terhadap dunia pesantren harus ditingkatkan. Jawa Timur adalah satu-satunya provinsi yang memperhatikan madrasah diniyah,” kata Gus Salam.

Selain rekomendasi pemenangan pasangan Gus Ipul-Puti, tambah Gus Salam, dalam sidang-sidang komisi juga menghasilkan rekomendasi kepada pemerintah. Salah satunya adalah mendorong pemerintah agar memberikan perhatian baik sarana maupun prasarana terhadap dunia pesantren.

Jumlah pesantren di Indonesia puluhan ribu. Selain itu, ada pengakuan secara resmi bagi para alumni pesantren meskipun tanpa harus menempuh pendidikan umum.

Misalnya, banyak santri yang tidak bisa menempuh pendidikan tinggi lantaran berbekal pendidikan di pesantren.

“Oleh karena itu, kami mendorong pemerintah untuk lebih memperhatikan dunia pesantren yang memiliki kontribusi nyata dalam pembentukan karakter anak bangsa,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Bangkalan Gelar Tahlil Tujuh Hari untuk Guruh Soekarnoputra

BANGKALAN – Duka atas wafatnya Guruh Soekarnoputra terasa di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangkalan. Sebagai ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Dorong Warga Trenggalek Optimalkan SDA, Dongkrak PAD dan Ekonomi Lokal

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mendorong masyarakat Trenggalek mengoptimalkan potensi ...
LEGISLATIF

Sri Untari Dorong Pergub Perda Disabilitas Segera Disusun, KDD Jadi Prioritas

SURABAYA – DPRD Jawa Timur mendorong tiga Peraturan Gubernur (Pergub) segera disusun setelah Perda tentang ...
KRONIK

Ketua DPRD Banyuwangi Dorong Posko Pengaduan di Ketapang, Solusi Sumbatan Aspirasi Pengguna Jasa

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, mendorong pembentukan posko pengaduan di ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Siapkan Perwali Perlindungan PRT, Soroti Penampungan dan Denda yang Memberatkan

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Perlindungan Pekerja ...
KRONIK

Said Abdullah Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Bersama Pemuda dan Mahasiswa Sumenep

SUMENEP – Pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan dinilai perlu terus diperkuat di kalangan generasi muda, ...