Rabu
14 Oktober 2026 | 10 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Blusukan ke Pasar, Puti Jatuh Cinta Batik Madura hingga Kue Kuping Gajah

pdip-jatim-puti-safari-madura-jombang-1

SURABAYA – Setelah dimajukan sebagai Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, aktivitas Puti Guntur Soekarno pun semakin padat. Puti yang hingga kini masih menjadi dosen tamu di Kokushikan University Jepang itu pun rajin blusukan ke berbagai daerah.

Dan ternyata, safari politik Puti itu tak melulu berurusan dengan isu-isu serius. Puti yang berpasangan dengan Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) itu juga terampil mengangkat hal-hal ringan.

Apa resep biar terus segar?

“Saya jalani dengan hati senang, mengalir, dan berempati. Saya bukan tipe orang yang suka mengeluh,” kata cucu Bung Karno itu dalam pembicaraan ringan, Kamis (24/1). Senyumnya yang khas dan cantik selalu tersungging dan mewarnai suasana.

Di Bangkalan, Sabtu pekan lalu, Puti mampir di Toko Batik ‘Merdeka’ di kawasan Pasar Tradisional, Lemah Duwur. Kedatangan rombongan Puti membuat pedagang tersentak, di tengah hujan dan sepi pasar. “Selamat datang Mbak Puti,” kata Nanik, pemilik toko batik.

“Apa kabar Bu?” sapa Puti menyalami. Selepas kemudian ia menghampiri tumpukan kain batik. “Batik Madura keren. Saya suka. Warnanya alami, kembali ke alam,” kata Puti.

“Batik adalah warisan leluhur. Batik telah mengikat jutaan orang, baik produsen, pedagang maupun pembeli. Di era Pak Jokowi, batik menjadi bagian ekonomi kreatif kita,” kata Puti.

Di Pasar Bangkalan, Puti membeli sejumlah kain batik Madura. “Madura kaya dengan budaya yang harus terus kita jaga dan kembangkan,”kata Puti.

Saat berkunjung ke Jombang, setelah bertemu KH Sholahudin Wahid (Gus Sholah) di Pesantren Tebu ireng dan berziarah ke makam KH Hasyim Asyari dan Gus Dur, Puti mengunjungi Pasar Legi, pasar tradisional rakyat. Ia mencicipi kue kuping gajah yang mengingatkan pada masa kecilnya.

Lalu dia menyinggahi stand penjual alat-alat masak, mengambil alat penggorengan atau suthil. “Saya ambil alat masak ini ya Bu,”kata ibu dari dua anak remaja, Rakyan Daanu Syahandra Kameron dan Rakyan Ratri Syandriasari Kameron, ini.

“Saya ini ibu rumah tangga, lho. Urusan dapur, masak-memasak, jadi sesuatu yang otomatis muncul di pikiran saya,” kata Puti yang juga membeli jengkol.

“Gus Ipul dan saya telah sepakat untuk membela pasar-pasar tradisional. Kelak kami ingin memperkuat, di seluruh Jawa Timur, di tengah sektor ekonomi modern,” kata Puti. Dari belanja batik Madura hingga peralatan masak, Puti mengangkat dan membela perekonomian rakyat. (merdeka)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Pemkab Banyuwangi Gelar Operasi Katarak Gratis, Bantu 4.869 Warga

BANYUWANGI –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) ...
KRONIK

Apresiasi Dedikasi Guru Ngaji, Hj. Ansari PDIP Salurkan Bantuan untuk Nenek Suidah

PAMEKASAN – Ketulusan Nenek Suidah (100), guru ngaji sebatang kara asal Dusun Toronan, Desa Larangan Badung, ...
KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...
KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...