Sabtu
29 Agustus 2026 | 4 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jaga Keberagaman, Jokowi: Kuncinya, Pancasila dan UUD 1945 Jadi Pegangan

pdip-jatim-jokowi-buka-muktamar-jatman

PEKALONGAN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, Indonesia merupakan negara yang besar yang hidup dalam keberagaman, karena memiliki lebih dari 1.100 bahasa daerah dan 714 suku.

Saking banyaknya, Presiden yang baru-baru ini telah mengunjungi Pulau Rote itu mengaku tidak sanggup untuk menghapal seluruh nama dari 714 suku di tanah air itu.

Untuk itu, Presiden menitipkan pesan kepada para peserta Muktamar XII Jam’iyah Ahlith Thoriqoh Mu’tabaroh An Nahdliyyah (JATMAN) dan Halaqoh II Ulama Thoriqoh Luar Negeri agar hal-hal yang berkaitan dengan ukhuwah  selalu disampaikan, terutama ukhuwah Islamiyah dan wathoniyah kita.

“Kuncinya, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan Undang-Undang Dasar 1945 untuk menjadi pegangan,” kata Jokowi saat membuka Muktamar JATMAN dan Halaqoh II Ulama Thoriqoh Luar Negeri di Pendopo Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (15/1/2018).

Presiden juga minta seluruh lapisan masyarakat agar peduli terhadap Saudara yang masih hidup dalam kekurangan.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyampaikan rasa bahagianya dapat menghadiri Muktamar yang ke-12 JATMAN, bertemu dan bersilaturahim dengan ulama yang datang dari seluruh tanah air, serta mancanegara.

“Saya percaya ketika seseorang mendalami agama Islam, apa yang sudah dicontohkan Nabi Muhammad SAW, maka orang tersebut akan menjaga persaudaraan,” ujarnya.

Kehormatan

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa peran ulama sangat penting, baik dalam penyelenggaraan pendidikan, baik formal maupun non formal.

Untuk itu, Gubernur Jateng mengaku senang akan peran aktif ulama agar bersinergi dengan umaro.

Sedangkan pimpinan JATMAN,  Habib Luthfy Ali bin Yahya menyampaikan rasa hormatnya atas kehadiran Presiden dalam acara Muktamar JATMAN kali ini.

“Thoriqoh memiliki mata rantai yang satu sama lain saling berkaitan walau berbeda nama,” jelas Habib Luthfy.

Ia juga menjelaskan bahwa Thoriqoh saling tersambung dengan sanad yang jelas hingga Rasulullah SAW.  “Thoriqoh berusaha menghilangkan sifat-sifat kurang terpuji dengan berzikir,” ujarnya.

Sebagai tanda terima kasih, lanjut Habib Luthfy, salah satu cara bersyukur adalah membantu pemerintah dalam menciptakan baldatun thoyyibatun wa rabbun ghaffur.

Turut hadir dalam acara ini Menag Lukman Hakim Saifuddin, Menaker Hanif Dakhiri, Mendikbud Muhadjir Effendy, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, serta Ketua Umum PB NU K.H. Said Agil Siradj. (setkab)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Kementerian PU Hibahkan SPAM Tangkel ke Pemkab Bangkalan, Bupati Lukman: Jadi Pengungkit Investasi

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mendapat tambahan aset strategis untuk memperkuat pelayanan ...
KRONIK

Data Desil Bermasalah, DPRD Bondowoso Soroti Ancaman Bantuan Warga Terputus

BONDOWOSO – Perubahan data desil warga di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, berpotensi membuat penerima bantuan ...
KRONIK

Monev Komisi B DPRD Jember di PT MDR Buntu, Data Stok dan Harga Tembakau Masih Misteri

JEMBER – Monitoring dan evaluasi Komisi B DPRD Jember ke PT Mangli Djaya Raya (MDR), Jumat (28/8/2026), belum ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Usulkan Insentif Guru PAUD Naik, Dibahas dalam APBD 2027

MALANG – DPRD Kota Malang mendorong peningkatan alokasi tunjangan insentif bagi para pendidik Pendidikan Anak Usia ...
LEGISLATIF

Abidin Fikri Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Bingkisan untuk Takmir Masjid di Bojonegoro

BOJONEGORO – Momentum Jumat Berkah dimanfaatkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. ...
KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...