Senin
10 Agustus 2026 | 2 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Legislator Surabaya Minta Pemkot Perhatikan Kawasan ‘Terisolir’

pdip-jatim-riswanto-agustin-poliana

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya Riswanto mengungkapkan, di kota sebesar Surabaya ternyata masih ada kawasan yang hingga kini masih ‘terisolir’.

Riswanto menyebutkan, kawasan yang tidak tersentuh pembangunan itu khususnya ditemukan di Bulak Kali Tinjang, Kecamatan Bulak.

“Saya turun ke sana, tidak ada infrastruktur seperti pemavingan, irigasi, saluran PDAM, PJU maupun saluran drainase yang bagus,” kata Riswanto, kemarin.

Padahal, sebutnya, perangkat RT/RW di kawasan tersebut sudah melaporkan ke Pemerintah Kota Surabaya. “Laporannya sudah dua tahun lalu. Jadi, sudah berlarut-larut,” ujar anggota komisi bidang pembangunan DPRD Surabaya ini.

Dia menyatakan, dari koordinasi dengan dinas terkait, kabarnya akan ada tindak lanjut. Jika tidak ada respons, dewan akan memanggil jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk mempertanyakan, kenapa kawasan tersebut tak tersentuh pembangunan.

“Dalam waktu dekat akan kami panggil untuk rapat dengar pendapat,” tambah Riswanto.

Dia mengakui di daerah tersebut saat ini ada masalah sengketa lahan dan kasus tersebut sedang ditangani aparat penegak hukum. Namun, dia berpendapat, apapun yang terjadi Pemkot Surabaya tidak boleh lepas tangan.

“Pemerintah kota harus hadir mau menyelesaikan konflik mereka, karena itu yang dikehendaki masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Pemkot Surabaya akan menindaklanjuti keluhan warga Bulak Kali Tinjang Kecamatan Bulak yang masih dianggap terisolir. Salah satu solusinya yakni dengan realisasi Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT) yang saat ini masih dalam proses penyelesaian.

Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan, keluhan warga Bulak Kali Tinjang akan diperhatikan pemkot.

Dalam waktu dekat Pemkot Surabaya akan menindaklanjuti keluhan warga, khususnya terkait infrastruktur seperti paving jalan, irigasi, saluran PDAM, penerangan jalan umum maupun saluran drainase.

“Tentu tetap akan kita perhatian, termasuk nanti akses jalan penunjang JLLT,” terang Whisnu.

Dengan realisasi JLLT, sebut Whisnu, maka kawasan Surabaya utara itu bisa terangkat, akses di kawasan tersebut akan terbuka.

Nantinya perkembangan perekonomian di kawasan itu juga akan meningkat. “Tentu saja akan dibarengi dengan fasilitas yang memadai di kawasan tersebut,” ucapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

OLAHRAGA

16 Tim Bertemu di Soekarno Cup, Komarudin: Sepak Bola Harus Jadi Ruang Persatuan Anak Muda

Komarudin Watubun menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar mengejar kemenangan, tetapi menjadi ruang ...
OLAHRAGA

Soekarno Cup Buka Jalan Talenta Pelosok, Eri: Ini Realisasi Mimpi Anak Petani dan Nelayan

Soekarno Cup 2026 membuka panggung bagi talenta muda dari pelosok, termasuk anak petani dan nelayan. Eri Cahyadi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Cup Jadi Wadah Talenta Muda Wong Cilik dan Pembentuk Karakter

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 tidak sekadar menjadi ajang perebutan gelar juara bagi 16 tim dari berbagai daerah di ...
OLAHRAGA

Soekarno Cup 2026 Siapkan VAR untuk Semifinal dan Final, Jaga Sportivitas Pertandingan

Soekarno Cup 2026 menyiapkan teknologi VAR untuk semifinal dan final. Panitia juga mendatangkan wasit dari luar ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Harap Kecamatan Pakel Jadi Kandang Banteng Sejati

TULUNGAGUNG – Dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) tahun 1999 hingga 2024, tercatat bahwa PDI Perjuangan ...
KRONIK

Hj. Ansari Dorong Masyarakat Perkuat Mitigasi Bencana sejak Dini

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, mendorong masyarakat memperkuat mitigasi bencana dan kepedulian ...