Kamis
22 Oktober 2026 | 12 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kepala Daerah dari PDIP Harus Utamakan Kesehatan dan Gizi Ibu hamil

pdip-jatim-hasto-buku-sarinah

JAKARTA – PDI Perjuangan minta kadernya yang jadi kepala daerah agar selalu mengutamakan kesehatan dan gizi ibu-ibu hamil dalam setiap program pembangunannya.

Hal itu disampaikan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam acara Hari Ibu di kantor DPP PDIP, Jakarta, Jumat (22/12/2017).

“Dengan kebijakan nyata seluruh kepala daerah dari PDI Perjuangan diminta untuk mengambil kebijakan meyelamatkan ibu- ibu hamil agar asupan gizinya, layanan kesehatannya, dan pelayanan bagi balita itu dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya,” kata Hasto.

Dia menyebutkan, peran seorang ibu tidak hanya sebatas membesarkan anak, tetapi juga memastikan generasi-generasi bangsa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Oleh karena itu, kata dia, penyelamatan ibu-ibu hamil serta anak merupakan bagian dari upaya menyelamatkan masa depan Indonesia. Hal ini, sebutnya, sudah menjadi bagian dari kebijakan PDI Perjuangan.

“Karena kita berbicara tentang ibu dan anak tentang masa depan Indonesia,” kata Hasto.

PDI Perjuangan tidak hanya memperingati 22 Desember yang jatuh hari ini sebagai Hari Ibu, melainkan juga hari perjuangan dan pergerakan kaum perempuan Indonesia.

Di era Bung Karno, Kongres Perempuan Indonesia Pertama pada 22 Desember 1928 menjadi saksi bagaimana perempuan Indonesia berjuang dan bergerak untuk memajukan bangsanya.

Menurut Hasto, beberapa hari menjelang kongres di Yogyakarta tersebut, Bung Karno menyampaikan pesan agar gerakan perempuan Indonesia tidak sekadar menjadikan persamaan hak sebagai tujuannya.

“Tetapi juga harus terlibat dalam perjuangan nasional,” ujarnya

Di Hari Ibu kali ini, PDI Perjuangan menggelar acara pelatihan atau kursus Pancasila dan Sarinah, sosok wanita yang dihormati Bung Karno.

Sarinah bukanlah ibu Soekarno, bukan istrinya, bukan pula negarawan andal. Dia adalah wanita desa pengasuh Soekarno saat Putra Sang Fajar itu masih kecil.

Sarinah sangat dekat dengan Soekarno kecil. Ia pula yang kerap menemani bermain, makan, hingga tidur. Bahkan perempuan desa itu pula yang kerap mengingatkan Bung Karno harus mencintai ibu, rakyat jelata, dan manusia umumnya.

Sebagai tanda terima kasih, Bung Karno memberikan judul buku kumpulan materi kursus peran wanita dalam perjuangan dengan judul “Sarinah, kewajiban wanita dalam perjuangan Republik Indonesia”.

Dalam buku Sarinah, kata Hasto, Bung Karno kembali menegaskan peran kaum perempuan dalam memajukan bangsa Indonesia.

“Dari kaum perempuanlah lahir peradaban umat manusia karena perempuanlah sumber dari peradaban itu sendiri,” ujar Hasto mengutip Bung Karno. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Video Call Rombongan Penari Gandrung Sewu Korban Kapal Terbakar, Bupati Ipuk Semangati Tetap Tampil

BANYUWANGI – Mendengar kabar lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung merupakan penumpang KMP Batmandi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kekeringan dan Karhutla Tak Boleh Jadi Bencana Tahunan yang Dianggap Biasa

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengingatkan pemerintah daerah untuk memperkuat ...
LEGISLATIF

APBD Magetan 2027 Menurun Secara Makro, Fraksi PDI Perjuangan Pertanyakan Target RPJM

MAGETAN — Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DPRD Kabupaten Magetan memberikan sorotan tajam ...
LEGISLATIF

Kampus II UB Ditargetkan Tampung 6.000 Mahasiswa, Darmadi Dorong Manfaat bagi Warga Lokal

MALANG – DPRD Kabupaten Malang memastikan akan mengawal pembangunan Kampus II Universitas Brawijaya (UB) di ...