Sabtu
29 Agustus 2026 | 3 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pilgub Jatim, PDIP Instruksikan Kader Loyal dan Patuh Keputusan Partai

pdip-jatim-anas-kusnadi

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur  Kusnadi mengatakan, partainya akan all out memenangkan pasangan Saifullah Yusuf-Abdullah Azwar Anas dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018.

Semua kader PDI Perjuangan diminta loyal dan patuh terhadap keputusan partai. Jika ada yang melanggar, maka akan diberikan sanksi tegas.

Menurut Kusnadi, instruksi untuk memenangkan Gus Ipul – Mas Anas sudah disampaikan ke semua elemen PDI Perjuangan.

“Maka jika ada yang membelot atau mbalelo atas keputusan partai ini, akan tamat riwayatnya sebagai anggota PDIP,” tandas Kusnadi, kemarin.

Wakil Ketua DPRD Jatim ini pun mengimbau semua kader, termasuk yang saat ini duduk sebagai anggota legislatif agar menjadi juru kampanye (jurkam) untuk memenangkan Gus Ipul-Mas Anas.

“Kami sudah perintahkan semua kader partai yang jadi anggota dewan harus jadi jurkam untuk Gus Ipul Anas. Bagi yang mbalelo ya itu tadi akan dipecat sebagai kader, ya artinya bisa di-PAW,” tambah dia.

Tindakan tegas ini diberlakukan bagi mereka yang secara terang terangan tidak sejalan dengan perintah partai.

Meski melakukan pembelotan secara sembunyi-sembunyi tapi ada laporan dan bukti, tambah Kusnadi, tetap akan diproses.

Sementara itu, Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Abdullah Azwar Anas menghormati hak Khofifah dan Emil Dardak untuk maju dalam Pilgub 2018.

“Saya menghormati sepenuhnya. Keduanya sahabat. Ibu Khofifah senior saya. Pak Emil sahabat sesama kepala daerah,” ujar Anas.

Dia mengatakan, bukan kapasitasnya mengomentari langkah politik orang lain.

Menurut Anas, saling mengomentari antar kandidat di luar konteks program kurang baik, dan masyarakat sudah jenuh dengan aksi saling mengomentari antar kandidat. Kecuali komentar dan diskusi terkait visi dan program.

“Pilkada ini ajang lima tahunan, yang jauh lebih penting dari itu adalah persahabatan yang akan berjalan selamanya. Presiden Joko Widodo juga berkali-kali berpesan kepada kita semua, janganlah pilkada ini merusak persaudaraan dan merenggangkan persahabatan,” imbuh Anas.

Bupati Banyuwangi ini menambahkan, pilkada sebaiknya dijadikan ajang untuk bertukar pandangan tentang pengembangan daerah. “Kan nanti di dalam proses ini ada diskusi, paparan program dan sebagainya. Dari situ kita saling belajar,” ujarnya.

“Saya kira Jatim akan jadi role model bahwa Pilkada ini adalah ajang ide, festival program. Pilkada menjadi festival inspirasi, bukan festival caci maki. Festival karya, bukan festival adu domba,” imbuh Anas. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Kementerian PU Hibahkan SPAM Tangkel ke Pemkab Bangkalan, Bupati Lukman: Jadi Pengungkit Investasi

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mendapat tambahan aset strategis untuk memperkuat pelayanan ...
KRONIK

Data Desil Bermasalah, DPRD Bondowoso Soroti Ancaman Bantuan Warga Terputus

BONDOWOSO – Perubahan data desil warga di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, berpotensi membuat penerima bantuan ...
KRONIK

Monev Komisi B DPRD Jember di PT MDR Buntu, Data Stok dan Harga Tembakau Masih Misteri

JEMBER – Monitoring dan evaluasi Komisi B DPRD Jember ke PT Mangli Djaya Raya (MDR), Jumat (28/8/2026), belum ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Usulkan Insentif Guru PAUD Naik, Dibahas dalam APBD 2027

MALANG – DPRD Kota Malang mendorong peningkatan alokasi tunjangan insentif bagi para pendidik Pendidikan Anak Usia ...
LEGISLATIF

Abidin Fikri Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Bingkisan untuk Takmir Masjid di Bojonegoro

BOJONEGORO – Momentum Jumat Berkah dimanfaatkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. ...
KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...