Kamis
22 Oktober 2026 | 6 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pilgub Jatim, PDIP Instruksikan Kader Loyal dan Patuh Keputusan Partai

pdip-jatim-anas-kusnadi

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur  Kusnadi mengatakan, partainya akan all out memenangkan pasangan Saifullah Yusuf-Abdullah Azwar Anas dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018.

Semua kader PDI Perjuangan diminta loyal dan patuh terhadap keputusan partai. Jika ada yang melanggar, maka akan diberikan sanksi tegas.

Menurut Kusnadi, instruksi untuk memenangkan Gus Ipul – Mas Anas sudah disampaikan ke semua elemen PDI Perjuangan.

“Maka jika ada yang membelot atau mbalelo atas keputusan partai ini, akan tamat riwayatnya sebagai anggota PDIP,” tandas Kusnadi, kemarin.

Wakil Ketua DPRD Jatim ini pun mengimbau semua kader, termasuk yang saat ini duduk sebagai anggota legislatif agar menjadi juru kampanye (jurkam) untuk memenangkan Gus Ipul-Mas Anas.

“Kami sudah perintahkan semua kader partai yang jadi anggota dewan harus jadi jurkam untuk Gus Ipul Anas. Bagi yang mbalelo ya itu tadi akan dipecat sebagai kader, ya artinya bisa di-PAW,” tambah dia.

Tindakan tegas ini diberlakukan bagi mereka yang secara terang terangan tidak sejalan dengan perintah partai.

Meski melakukan pembelotan secara sembunyi-sembunyi tapi ada laporan dan bukti, tambah Kusnadi, tetap akan diproses.

Sementara itu, Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Abdullah Azwar Anas menghormati hak Khofifah dan Emil Dardak untuk maju dalam Pilgub 2018.

“Saya menghormati sepenuhnya. Keduanya sahabat. Ibu Khofifah senior saya. Pak Emil sahabat sesama kepala daerah,” ujar Anas.

Dia mengatakan, bukan kapasitasnya mengomentari langkah politik orang lain.

Menurut Anas, saling mengomentari antar kandidat di luar konteks program kurang baik, dan masyarakat sudah jenuh dengan aksi saling mengomentari antar kandidat. Kecuali komentar dan diskusi terkait visi dan program.

“Pilkada ini ajang lima tahunan, yang jauh lebih penting dari itu adalah persahabatan yang akan berjalan selamanya. Presiden Joko Widodo juga berkali-kali berpesan kepada kita semua, janganlah pilkada ini merusak persaudaraan dan merenggangkan persahabatan,” imbuh Anas.

Bupati Banyuwangi ini menambahkan, pilkada sebaiknya dijadikan ajang untuk bertukar pandangan tentang pengembangan daerah. “Kan nanti di dalam proses ini ada diskusi, paparan program dan sebagainya. Dari situ kita saling belajar,” ujarnya.

“Saya kira Jatim akan jadi role model bahwa Pilkada ini adalah ajang ide, festival program. Pilkada menjadi festival inspirasi, bukan festival caci maki. Festival karya, bukan festival adu domba,” imbuh Anas. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Gelar Cak dan Ning Surabaya Bisa Dicabut

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan gelar Cak dan Ning Surabaya dapat dicabut apabila pemegangnya ...
KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Video Call Rombongan Penari Gandrung Sewu Korban Kapal Terbakar, Bupati Ipuk Semangati Tetap Tampil

BANYUWANGI – Mendengar kabar lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung merupakan penumpang KMP Batmandi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kekeringan dan Karhutla Tak Boleh Jadi Bencana Tahunan yang Dianggap Biasa

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengingatkan pemerintah daerah untuk memperkuat ...
LEGISLATIF

APBD Magetan 2027 Menurun Secara Makro, Fraksi PDI Perjuangan Pertanyakan Target RPJM

MAGETAN — Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DPRD Kabupaten Magetan memberikan sorotan tajam ...