Selasa
03 November 2026 | 11 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Buka Banyuwangi Ethno Carnival, Puan Berharap Bisa Dongkrak Perekonomian

pdip-jatim-puan-BEC1

BANYUWANGI – Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani membuka acara Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) di Taman Blambangan, Banyuwangi, Sabtu, (11/11/2017).

BEC ini diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga budaya yang sangat beragam, mencakup kesenian, kerajinan, hingga kuliner.

BEC digelar rutin setiap tahun sejak 2011 juga diharapkan mampu meningkatkan kreativitas, mendongkrak potensi wisata, serta perekonomian masyarakat.

“Pesta budaya Banyuwangi Ethno Carnival diharapkan memberi dampak bagi perekonomian berbasis budaya masyarakat dan usaha kecil menengah di Kabupaten Banyuwangi,” kata Puan.

Dia menambahkan, masyarakat Indonesia harus mensyukuri karunia dan rahmat Tuhan karena melimpahkan kekayaan sumber daya alam, budaya, dan alam yang indah di Indonesia.

Menurutnya, kekayaan Indonesia menjadi modal penting untuk memperteguh Bhineka Tunggal Ika, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta membangun kepribadian bangsa yang berkebudayaan.

Dari sisi pariwisata, sebut Puan, jumlah wisatawan ke Banyuwangi pada 2016 mencapai empat juta wisatawan dan melebihi target yang dipatok 2,5 juta wisatawan.

Politisi PDI Perjuangan ini menilai Banyuwangi yang dijuluki “The Sunrise of Java” akan menjadi salah satu destinasi pariwisata andalan Indonesia.

Banyuwangi Ethno Carnival 2017 yang bertema “Majestic Ijen” menampilkan kesenian yang terinspirasi dari keagungan Gunung Ijen melalui  peragaan kostum bertema penambang belerang, blue fire, dan kawah Ijen.

Ratusan peserta yang ikut memeriahkan BEC membuktikan bahwa budaya dan potensi lokal bisa diangkat menjadi sebuah seni kreatif moderen.

Terinspirasi dari cantiknya Gunung Ijen, BEC menghadirkan 160 busana adikarya desainer lokal yang pada tahun ini. Sejak penyelenggaraannya yang pertama BEC konsisten untuk mengangkat kearifan lokal baik tradisi maupun budaya.

“Kearifan lokal itulah sebagai tema sekaligus jadi pembeda even ini dengan even serupa di berbagai daerah lainnya,” imbuh Puan.

Sementara Bupati Azwar Anas mengatakan BEC juga menjadi sarana mendorong gotong royong dan partisipasi masyarakat bersama-sama pemerintah dalam membangun Banyuwangi.

“Kami membangun kebanggaan warga akan daerahnya. Dengan begitu warga akan tergerak untuk ikut memberikan yang terbaik bagi Banyuwangi,” ucap Anas.

Meski tujuh tahun digelar, tambah Anas, even ini tetap ramai ditonton dan pesertanya terus membeludak.  (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...