Selasa
03 November 2026 | 11 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Terpilih Aklamasi, Azwar Anas Kembali Pimpin ISNU Jatim

pdip-jatim-anas-usai-konferwil-isnu
Bupati Banyuwangi Azwar Anas jamu makan siang peserta Konferwil ISNU Jatim, Minggu (5/11/2017)

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kembali terpilih menjadi Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur dalam konferensi wilayah (konferwil) badan otonomi (Banom) NU tersebut di Banyuwangi yang berakhir Minggu (5/11/2017) dini hari.

Anas yang juga Calon Wakil Gubernur Jawa Timur dari koalisi PKB dengan PDIP itu terpilih secara aklamasi dalam konferwil yang dihadiri ratusan pengurus dan aktivis ISNU se-Jatim. Anas akan menakhodai ISNU Jatim periode 2017-2022.

Sekretaris ISNU Jatim periode 2012-2017 Muhammad Dawud mengatakan, Anas sejak awal sebenarnya sudah tidak bersedia kembali dicalonkan.

Namun, karena desakan dari para pengurus dan aktivis ISNU serta permintaan sejumlah tokoh sentral organisasi tersebut, Anas akhirnya hanya bisa pasrah.

“Mas Anas sejak awal memang tidak bersedia dicalonkan kembali, karena kesibukannya yang sudah sangat padat, baik sebagai pejabat pemerintahan maupun di organisasi lain di mana Mas Anas juga dipercaya sebagai ketua, pengurus, maupun pembina. Apalagi Mas Anas setelah ini juga disibukkan dengan agenda politik di Jawa Timur,” kata Dawud.

Hanya saja, sambung dosen IAIN Jember tersebut, para pengurus dan aktivis ISNU se-Jatim tetap ingin Anas yang memimpin organisasi ini.

Baca juga: Tak Cukup Jaga Keindonesiaan, ISNU Juga Wajib Bangun Umat

Ketua PWNU Jatim KH Mutawakkil Alallah juga secara terbuka berharap Anas kembali memimpin ISNU. “Ya akhirnya Mas Anas terpilih secara aklamasi,” kata dia.

Sementara, Anas menyatakan terima kasih atas kepercayaan para pengurus dan anggota, meski dia sebenarnya tidak bersedia dicalonkan kembali.

“Ya ini sudah keputusan teman-teman, saya ikut saja. Ya kita bareng-bareng nanti bikin program-program. Tugas saya di ISNU adalah memadukan program keagamaan, kebangsaan, dan kerakyatan,” ujarnya.

Dia menggarisbawahi dua titik tekan utama tugas intelektual NU. Pertama, konsisten menjaga keindonesiaan dengan menghadirkan nilai-nilai Islam yang ramah, menghargai perbedaan, dan menebar damai.

Kedua, membangun ekonomi umat dengan program ekonomi kerakyatan di mana pun para pengurus dan anggota berkiprah.

“Program kebangsaan dan ekonomi umat harus seiring sejalan, karena sama pentingnya,” kata pria yang juga baru ditetapkan sebagai Ketua Pengurus Daerah Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Jatim, organisasi sayap PDI Perjuangan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...