Kamis
22 Oktober 2026 | 8 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Anas: Museum Tembakau Keren, Penuh Edukasi

pdip-jatim-anas-museum-tembakau1

JEMBER – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengungkapkan kekagumannya saat mengunjungi Museum Tembakau di Kabupaten Jember, Jumat (3/11/2017).

Anas menyebut, Museum Tembakau di komplek kantor UPT Pengujian Sertifikasi Mutu Barang, Lembaga Tembakau Jember itu penuh dengan nilai-nilai edukasi tentang sejarah pertembakauan di daerah tersebut.

“Senang sekali bisa ke sini. Ini satu-satunya di Jawa Timur. Keren dan penuh edukasi,” kata Anas.

Pria yang juga Calon Wakil Gubernur Jatim yang diusung PDI Perjuangan bersama PKB ini menambahkan, lewat Museum Tembakau, orang menjadi tahu bahwa tembakau bukan sekadar komoditas perkebunan. Tapi juga punya aspek kesejarahan yang luar biasa.

“Kita juga akhirnya mengetahui bahwa tembakau punya peran yang luar biasa bagi masyarakat sejak beratus tahun lalu,” ujarnya.

Dia mendatangi sentra edukasi dan informasi dunia tembakau itu seusai menghadiri acara Rapat Koordinasi Badan Perwakilan Wilayah (Baperwil) V Jawa Timur yang dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Jember, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Lumajang, dan Kabupaten/Kota Probolinggo.

Anas datang ke museum disambut Kepala UPT Pengujian Sertifikasi Mutu Barang Lembaga Tembakau Siti Andriati Widartien. Beragam tembakau produksi Jember yang telah banyak diekspor ke berbagai negara dijadikan koleksi di museum tersebut.

Di lokasi itu Anas bertanya detail ke petugas museum, terutama proses pengolahan tembakau. Lembaran-lembaran tembakau juga disentuhnya untuk ditanyakan beragam perbedaanya.

Beberapa karya seni yang berhubungan dengan tembakau juga tak luput dari perhatian dari bupati berusia 44 tahun ini. “Kegunaan lain tembakau juga bisa kita ketahui, misalnya untuk parfum dan pengobatan,” kata Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Jatim itu.

Ketua Pengurus Daerah Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Jawa Timur ini memuji konsep Museum Tembakau untuk mendorong pengembangan pariwisata berbasis agribisnis atau agrotourism.

“Yang dijual adalah cerita. Bukan cuma tembakaunya, tapi unsur di balik itu. Di Jember ini mulai 1859 ada orang Belanda, George Birnie, yang membuka perkebunan tembakau dengan mendatangkan banyak pekerja dari berbagai daerah lain di Jawa. Jember tumbuh pesat dan luar biasa sampai sekarang, antara lain karena tembakau. Cerita-cerita ini kalau dijual luar biasa,” ujarnya.

Dengan potensi tersebut, Anas berharap, ke depan, sinergi bidang pariwisata bisa diperkuat antardaerah, khususnya di wilayah “Tapal Kuda”.

“Paket wisata dibikin bersama, tidak boleh jalan sendiri-sendiri. Dari Museum Tembakau, bisa ke Kawah Wurung Bondowoso, lalu ke Banyuwangi atau sebaliknya,” kata dia. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Sony Serahkan Bantuan Alsintan pada 23 Kelompok Tani, Tegaskan Gratis

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menyalurkan bantuan 26 unit alat dan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Gelar Cak dan Ning Surabaya Bisa Dicabut

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan gelar Cak dan Ning Surabaya dapat dicabut apabila pemegangnya ...
KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Video Call Rombongan Penari Gandrung Sewu Korban Kapal Terbakar, Bupati Ipuk Semangati Tetap Tampil

BANYUWANGI – Mendengar kabar lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung merupakan penumpang KMP Batmandi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kekeringan dan Karhutla Tak Boleh Jadi Bencana Tahunan yang Dianggap Biasa

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengingatkan pemerintah daerah untuk memperkuat ...