Kamis
22 Oktober 2026 | 11 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puan: Ketahanan Keluarga Mampu Kikis Radikalisme.

pdip-jatim-puan-LKK-NU

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengatakan, keluarga menjadi wahana utama dalam pembangunan karakter bangsa.

Menurut Puan, pembentukan perilaku yang berbudi pekerti, memiliki semangat pantang menyerah, dan berjiwa gotong royong, dimulai dari keluarga.

Keluarga, sebut Puan, harus dapat menjadi tempat yang nyaman bagi seluruh anggota keluarga untuk saling memberikan kasih sayang, memperhatikan, membina, dan membantu.

“Keluarga perlu memiliki landasan yang memadai secara agama, sosial, budaya, dan ekonomi agar dapat optimal menjalankan perannya,” kata  Puan, di acara Festival Keluarga Maslahah dan Rakornas Lembaga LKK yang digelar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Hotel Aryaduta Jakarta, Sabtu (21/10/2017).

Cucu presiden pertama RI Ir Soekarno itu menegaskan pentingnya membangun keluarga untuk mencegah pemahaman radikal terhadap ajaran agama. Ketahanan keluarga bagaimanapun mampu mengikis radikalisme.

Oleh sebab itu, setiap orang tua di Indonesia agar mau meluangkan waktu untuk anaknya. Meluangkan waktu itu bisa dilakukan dengan bercengkerama di ruang keluarga atau di meja makan sehingga keluarga akan bersifat dinamis.

“Termasuk dengan melakukan bonding atau bersentuhan langsung dengan anak. Dengan begitu akan ada ikatan langsung antara orangtua dan anak,” ujarnya.

Meski menyorot orang tua yang menjadi elemen penting dalam keluarga, Puan menyebut, membangun keluarga merupakan tanggung jawab bersama. Mulai dari pemerintah, masyarakat, dan keluarga.

Dari sisi pemerintah telah dilakukan dengan upaya menggelontorkan dana desa dan program kesejahteraan lainnya. Program ini diklaim secara langsung akan mempengaruhi pembangunan ketahanan keluarga.

Pemerintah melalui berbagai program perlindungan sosial, tambah Puan, terus memastikan bahwa keluarga-keluarga yang tidak mampu dapat memiliki kehidupan yang layak dan mendapatkan pelayanan pendidikan (KIP).

“Juga pelayanan kesehatan (KIS), bantuan pangan (Rastra), pelayanan kesehatan ibu dan anak (PMT) serta pemberdayaan (PKH), agar dapat memiliki landasan yang memadai dalam menjalankan fungsi keluarga,” ujarnya.

Di tengah keluarga Nahdliyin kemarin, putri dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ini juga membagikan laptop. Hadiah itu diberikan dengan cara mengajukan pernyataan untuk peserta festival. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

70 Ribu Balita Terserang ISPA, Puan Desak Pemerintah Segera Atasi Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah segera menuntaskan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ...
KRONIK

Sony Serahkan Bantuan Alsintan pada 23 Kelompok Tani, Tegaskan Gratis

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menyalurkan bantuan 26 unit alat dan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Gelar Cak dan Ning Surabaya Bisa Dicabut

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan gelar Cak dan Ning Surabaya dapat dicabut apabila pemegangnya ...
KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Video Call Rombongan Penari Gandrung Sewu Korban Kapal Terbakar, Bupati Ipuk Semangati Tetap Tampil

BANYUWANGI – Mendengar kabar lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung merupakan penumpang KMP Batmandi ...