Selasa
03 November 2026 | 11 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pilgub Jatim, PDI Perjuangan Sudah Kerucutkan Nama

pdip-jatim-Ilustrasi-pilkada

JAKARTA – PDI Perjuangan sudah mengerucutkan nama kandidat yang akan diusung di Pilgub Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya masih menunggu momentum yang tepat untuk mengumumkan nama-namanya.

Nama-nama yang dikerucutkan sudah dipertimbangkan dari beberapa aspek.

“Kami sudah mengerucutkan nama-nama. Sudah betul-betul kami kaji sesuai aspek historis, sosiologis, kultural, dan juga peta politik di daerah,” kata Hasto di kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta, Sabtu (30/9/2017).

Selain itu, tambah Hasto, pihaknya juga melihat kepentingan nasional untuk calon gubernur dan calon wakil gubernur. “PDI Perjuangan hanya menunggu waktu untuk mengumumkan,” ujarnya.

Dia membenarkan bahwa ajang Pilkada Serentak 2018 merupakan momentum memenangi Pemilu Serentak 2019. Diakuinya ada tiga daerah yang diandalkan PDIP dalam Pilkada serentak 2018 yaitu yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

“PDIP di Jawa Barat kan bisa kami usung sendiri. Kami punya 20 kursi sehingga kami bisa mencalonkan sendiri karena rakyat memberikan kepercayaan kepada kami. Untuk di Jawa Timur, kami juga sudah mendapatkan 19 kursi, kurang 1 kursi,” lanjut Hasto.

Pada kesempatan itu, Hasto juga mengatakan, partainya tak pernah minta mahar politik kepada calon kepala daerah yang hendak maju di pilkada. Dia menegaskan, sanksi pemecatan akan diberikan jika ada kader yang nekat meminta mahar.

“Kalau dari PDI Perjuangan, boleh dicek dalam peraturan partai kami, kami tidak pernah meminta mahar. Tidak pernah memperjual-belikan rekomendasi, dan itu diatur,” kata Hasto.

“Bahkan kader partai bisa diberi sanksi pemecatan,” tambah dia.

Pihaknya minta para calon untuk waspada terhadap berbagai tipuan, tipu muslihat. “Karena ada yang membuka rekening atas nama kami misalnya, itu sudah kami laporkan kepada pihak kepolisian,” ucap Hasto.

Dia mengakui bahwa untuk mendapatkan kemenangan dalam pilkada dibutuhkan ongkos politik yang tidak sedikit untuk kampanye.

Namun, menurut dia, biaya tersebut bisa menggunakan mekanisme patungan sebagaimana yang sudah diterapkan PDI Perjuangan selama ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...