Selasa
03 November 2026 | 11 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyuwangi Wakili Indonesia di Kompetisi Kota Wisata Bersih ASEAN

pdip-jatim-pantai-watudodol

BANYUWANGI – Kementerian Pariwisata menunjuk Kabupaten Banyuwangi untuk mewakili Indonesia dalam kompetisi Kota Wisata Bersih tingkat ASEAN (ASEAN Clean Tourist City Award – ACTC) 2017.

Dalam kompetisi tersebut, destinasi wisata Banyuwangi akan bersaing dengan kota lain di Asia Tenggara untuk meraih penghargaan tertinggi bidang pariwisata.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, penunjukan sebagai wakil Indonesia dalam kompetisi wisata bersih se-Asia Tenggara ini membanggakan sekaligus tugas berat bagi pemkab setempat.

“Meskipun tergolong pemain baru di bidang pariwisata, kami terus berupaya membenahi destinasi wisata kami, terutama kebersihannya,” kata Anas, Sabtu.

Banyuwangi terpilih sebagai nominator kota wisata bersih karena sektor pariwisata di kabupaten berjuluk “The Sunrise of Java” itu terus bergeliat dengan mengusung konsep ekoturisme.

Banyuwangi berhasil mengembangkan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, pemberdayaan sosial budaya, dan ekonomi masyarakat lokal.

Selain itu, jelas Anas, Banyuwangi lima kali berturut-turut meraih Adipura, lambang supremasi kebersihan kota di Indonesia karena pariwisata tidak dapat dipisahkan dari faktor kebersihan lingkungan.

Kalau lingkungan kotor, sebutnya, mustahil wisatawan akan masuk, sehingga pihaknya selalu mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan, termasuk di tempat-tempat wisata.

“Bahkan tiga tahun terakhir, kami terus menggelar festival toilet bersih sebagai bentuk kampanye kebersihan kami,” ungkap Anas.

Dalam kompetisi ACTC Award 2017, Pemkab Banyuwangi memilih wisata bahari Bangsring Undewater di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo dan Grand New Watudodol (GWD), Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro.

Dua objek itu kami pilih karena pengelolanya memiliki visi yang sama dalam masalah kebersihan.

“Contohnya wisata Bangsring, secara periodik mereka mengajak masyarakat di sekitar lokasinya untuk kerja bakti membersihkan sampah lewat pengeras suara, terutama saat pengunjung ramai. Ini juga sebagai edukasi ke pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan,” tutur Plt Kadis Pariwisata Banyuwangi MY. Bramuda. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...