Rabu
04 November 2026 | 1 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tanri Sengkuyung ER Jadikan Batu Destinasi Wisata Dunia

pdip-jatim-er-batu

KOTA BATU – Wali Kota Eddy Rumpoko menebarkan virus entrepreneurship kepada segenap kepala desa dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD). Salah satu caranya, dengan menghadirkan tokoh nasional yang siap menularkan ilmunya.

Seperti pada Rabu lalu, wali kota yang akrab disapa ER ini menghadirkan pengusaha nasional Tanri Abeng yang juga mantan Menteri Pendayagunaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ke Balai Kota Among Tani Kota Batu.

”Saya berharap tokoh nasional, entah itu ahli ekonomi, bisnis, dan entrepreneur, hadir di Among Tani. Ternyata, Pak Tanri merupakan salah satunya,” kata ER, kemarin.

ER mengatakan memang sengaja mengundang segenap kepala desa dan jajaran OPD. Harapannya, menjadikan mereka sebagai entrepreneur dan belajar kepada ahlinya.

”Mudah-mudahan Pak Tanri mampu memberikan inspirasi kepada mereka,” kata wali kota yang juga politisi PDI Perjuangan ini.

Dia merespon dengan cukup antusias keinginan pemilik Tanri Abeng University (TAU) ini menjalin kerja sama dengan Kota Batu.

“Silakan. Kami membuka diri. Pihak Pak Tanri Abeng melakukan MoU atau bentuk kerja sama apa pun. Sepatutnya, Kota Batu kian bersinar dan maju,” ujarnya.

Tanri sendiri mendukung penuh Eddy Rumpoko yang tetap bersemangat menjadikan Kota Batu sebagai kota wisata kawasan puncak di Jawa Timur berskala internasional.

Apalagi, hingga akan mengakhiri masa jabatannya selama dua periode tahun ini, ER tetap konsisten dengan semangat untuk menjadikan Kota Batu sebagai kota Swiss van Java, atau setidaknya Swiss-nya Jawa Timur.

Pemilik Tanri Abeng University (TAU) ini berhasrat membuat MoU (Memorandum of Understanding) dengan Pemerintahan Kota Batu.

“Juga MoU pendidikan,” kata mantan Menteri BUMN yang pengusaha pernah populer  dengan sebutan manajer satu miliar ini.

Tanri menilai masyarakat Kota Batu harus disupport pengetahuan dan keilmuan kepariwisataan dan pertanian.

Menurutnya, mencerdaskan generasi di Kota Batu harus didukung program akademis atau pendidikan bangku kuliah. Sehingga, keilmuan dan pola berpikir bisa tepat sasaran.

Dia merasa perlunya dilakukan MoU agar setiap gerak langkah didasarkan tetap legal dan konkret. Soalnya, kampus TAU memiliki program pendidikan kepariwisataan.

Komisaris pertama Pertamina ini janji akan menurunkan tim untuk melakukan kajian secara mendalam dan professional. Tim ini bekerja sebelum dilakukan MoU. “Tim melakukan kajian, di mana saja yang akan menjadi titik kerjasamanya,” katanya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...