Senin
24 Agustus 2026 | 8 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma Wajibkan PAUD hingga SD Edukasikan Permainan Tradisional

pdip-jatim-risma-anak-seni-balai-pemuda

SURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini berencana mewajibkan edukasi permainan tradisional bagi anak PAUD hingga SD di Kota Surabaya.

Rencana ini timbul setelah dia melihat fenomena anak kecil sekarang sudah terbiasa bermain gadget.

Sementara, permainan tradisional ditinggal, dan banyak yang tidak mengenal. Lebih-lebih di kota besar seperti Surabaya.

Rencana mewajibkan edukasi permainan tradisional itu diungkapkan Risma  dalam acara Rapat Kerja Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kota Surabaya, kemarin.

Permainan tradisional yang sudah nampak asing di kampung-kampung itu, sebutnya, seperti egrang, engkle, lompat tali dan gobak sodor.

Padahal, jelas Risma, jika dimainkan, permainan tradisional tersebut bisa mengasah psikomotorik pada anak.

“Permainan engkle, yang mainnya pakai menggambar kotak di tanah dan melangkah dengan satu kaki itu. Kalau dimainkan anak-anak ternyata bisa meningkatkan kecerdasar motorik,” ujar Risma.

Selain itu, tambah Risma, permainan tersebut termasuk ke dalam olahraga yang bisa meningkatkan kesehatan.

Sehingga dia menilai sangat penting untuk tetap melestarikan permainan dari nenek moyang itu. “Jadi sayang sekali kalau permainan tradisonal ini hilang,” ucapnya

Risma menyatakan segera merealisasikan rencananya tersebut. Dia benar-benar tidak ingin jika permainan tradisional yang punya banyak manfaat itu, kalah dengan teknologi terkini.

“Saya akan buat surat edaran agar FORMI kecamatan di Surabaya bisa turun ke PAUD sampai SD untuk membantu menggalakkan permainan tradisional ke anak-anak,” tegasnya.

Tidak hanya menaruh perhatian ke permainan tradisional, saat ini Risma mengaku sedang membuat permainan tradisonal yang digabungkan dengan teknologi. Sebab dia juga tidak ingin ada anak Surabaya gagap teknologi.

Permainannya akan diterapkan di smartphone. Konsepnya adalah mencari tempat-tempat ikonik Surabaya dengan berbasis manhole yang ada di pedestrian.

“Jadi misalnya mereka mau ke Balai Kota, cukup mencari peta manhole lalu jalan mengikuti arahan dari smartphone game ini,” urainya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...
KRONIK

Fatmawati Trophy Angkat Kreativitas Desain Kebaya dan Kerudung di Jawa Timur

SURABAYA – Kompetisi desain kebaya dan kerudung Jawa Timur bertajuk Fatmawati Trophy Regional 8 digelar di Hotel ...
EKSEKUTIF

Kampung Tempo Dulu di Magersari, Cak Sandi Dorong UMKM dan Permainan Tradisional Hidup Lagi

MOJOKERTO – Suasana tempo dulu kembali hidup di Kampung Magersari Gang 1, Kota Mojokerto. Bukan sekadar nostalgia, ...
KRONIK

Konsolidasi Partai Tak Hanya Lewat Agenda Resmi, Armuji: Kegiatan Olahraga dan Seni Juga

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar konsolidasi internal bersama Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati ...
KRONIK

Tari Remo Gagrak Anyar Buka Konsolidasi Internal DPD PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Tari Remo Gagrak Anyar menjadi pembuka dalam kegiatan Konsolidasi Internal DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ...