Rabu
04 November 2026 | 3 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma Tularkan Pengelolaan Keuangan ke 100 Pejabat 50 Kota

pdip-jatim-risma-monitor-cctv

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya menularkan ilmu pengelolaan keuangan daerah kepada sekitar 100 pejabat bidang keuangan dari 50 kota di Indonesia

Hal ini disampaikan Wali Kota Tri Rismaharini, dalam acara  Bimbingan Teknis Eksekutif Pengelolaan Daerah Level Eksekutif dan Knowledge Sharing Keberhasilan Kota Surabaya di JW Marriot Hotel, Selasa (9/5/2017).

Risma menjelaskan, pengelolaan keuangan Pemkot Surabaya mengintegrasikan perencanaan dan penganggaran daerah (e-planning dan e-budgeting), informasi urusan bisnis dan pelayanan bagi warganya (e-goverment), pendapatan daerah, belanja daerah, hingga evaluasi keuangan daerah.

“Semua itu berjalan lancar karena database kami baik. Sehingga efektivitas penggunaan anggaran bisa ditingkatkan, selain itu, program siluman bisa dicegah melalui transparansi sistem penganggaran,” jelas Risma.

Kegiatan yang berlangsung 9-10 Mei 2017 itu digelar Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan. Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur pengelola keuangan daerah.

Risma menyebutkan, semua data tersebut sudah tersusun secara rapi. Semua integrasi itu dapat berjalan dengan lancar karena database baik.

Dia menambahkan, database yang baik itu didukung dengan sistem pengelolaan berbasis teknologi yang bagus. Dengan seluruh pengelolaan keuangan yang terkoneksi dengan teknologi, masyarakat juga bisa ikut mengawasi.

“Dengan begitu, penggunaan anggaran bisa efektif dan efisien. Jadi dana bisa terserap maksimal,” beber wanita kelahiran Kediri ini.

Selain itu, penggunaan e-budgeting dan e-goverment dapat meningkatkan transparansi. Sebab, program atau kegiatan ‘siluman’ bisa dicegah melalui transparansi sistem penganggaran.

“Jadi, nantinya aparatur sipil negara tidak disibukkan dengan pekerjaan dokumentatif. Namun fokus pada pelaksanaan tugas pokok, yaitu melayani dan mensejahterakan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kasubid Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Resky Wijaya berharap agar daerah lain bisa mencontoh pengelolaan keuangan di Surabaya. “Sebab, Surabaya ini sudah memiliki pengelolaan yang bagus lewat basis teknologi,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...