Senin
24 Agustus 2026 | 7 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma Tularkan Pengelolaan Keuangan ke 100 Pejabat 50 Kota

pdip-jatim-risma-monitor-cctv

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya menularkan ilmu pengelolaan keuangan daerah kepada sekitar 100 pejabat bidang keuangan dari 50 kota di Indonesia

Hal ini disampaikan Wali Kota Tri Rismaharini, dalam acara  Bimbingan Teknis Eksekutif Pengelolaan Daerah Level Eksekutif dan Knowledge Sharing Keberhasilan Kota Surabaya di JW Marriot Hotel, Selasa (9/5/2017).

Risma menjelaskan, pengelolaan keuangan Pemkot Surabaya mengintegrasikan perencanaan dan penganggaran daerah (e-planning dan e-budgeting), informasi urusan bisnis dan pelayanan bagi warganya (e-goverment), pendapatan daerah, belanja daerah, hingga evaluasi keuangan daerah.

“Semua itu berjalan lancar karena database kami baik. Sehingga efektivitas penggunaan anggaran bisa ditingkatkan, selain itu, program siluman bisa dicegah melalui transparansi sistem penganggaran,” jelas Risma.

Kegiatan yang berlangsung 9-10 Mei 2017 itu digelar Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan. Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur pengelola keuangan daerah.

Risma menyebutkan, semua data tersebut sudah tersusun secara rapi. Semua integrasi itu dapat berjalan dengan lancar karena database baik.

Dia menambahkan, database yang baik itu didukung dengan sistem pengelolaan berbasis teknologi yang bagus. Dengan seluruh pengelolaan keuangan yang terkoneksi dengan teknologi, masyarakat juga bisa ikut mengawasi.

“Dengan begitu, penggunaan anggaran bisa efektif dan efisien. Jadi dana bisa terserap maksimal,” beber wanita kelahiran Kediri ini.

Selain itu, penggunaan e-budgeting dan e-goverment dapat meningkatkan transparansi. Sebab, program atau kegiatan ‘siluman’ bisa dicegah melalui transparansi sistem penganggaran.

“Jadi, nantinya aparatur sipil negara tidak disibukkan dengan pekerjaan dokumentatif. Namun fokus pada pelaksanaan tugas pokok, yaitu melayani dan mensejahterakan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kasubid Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Resky Wijaya berharap agar daerah lain bisa mencontoh pengelolaan keuangan di Surabaya. “Sebab, Surabaya ini sudah memiliki pengelolaan yang bagus lewat basis teknologi,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...
KRONIK

Fatmawati Trophy Angkat Kreativitas Desain Kebaya dan Kerudung di Jawa Timur

SURABAYA – Kompetisi desain kebaya dan kerudung Jawa Timur bertajuk Fatmawati Trophy Regional 8 digelar di Hotel ...
KRONIK

Konsolidasi Partai Tak Hanya Lewat Agenda Resmi, Armuji: Kegiatan Olahraga dan Seni Juga

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar konsolidasi internal bersama Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati ...
KRONIK

Tari Remo Gagrak Anyar Buka Konsolidasi Internal DPD PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Tari Remo Gagrak Anyar menjadi pembuka dalam kegiatan Konsolidasi Internal DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ...
KRONIK

Merdeka Coffee Trail Run Sedot 700 Peserta, Erma Dorong Wisata dan Kopi Blitar Timur Naik Kelas

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Erma Susanti memadukan olahraga, wisata, dan kopi lokal ...
HEADLINE

Pompa Semangat Kader Jatim, Megawati Berpidato 2,5 Jam

SURABAYA – Ketua Umum PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputri memimpin konsolidasi internal DPD PDI Perjuangan ...