Senin
14 September 2026 | 12 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dipimpin Megawati, PDIP Bisa Bertahan dan Besar

pdip-jatim-megawati-di-ubaya

JAKARTA – Pengamat politik dari Universtias Airlangga Surabaya, Haryadi mengatakan, partai politik bisa menjadi besar dan keberadaannya mampu bertahan puluhan tahun berkat ideologi yang kuat, kepemimpinan yang berdaya pengaruh kuat, sistem pengkaderan yang baik, simpatisan yang militan, serta pendanaan yang bisa dipercaya.

Menurut Haryadi, semua itu dimiliki PDI Perjuangan di bawah kepemimpinan Megawati Soekarnoputri.  Selama dipimpin Megawati, jelasnya, PDIP menjadi partai yang tumbuh berkesinambungan.

“Keseluruhan prasyarat itu niscaya lekat pada keberadaan PDIP di bawah kepemimpinan Megawati Soekarnoputri. Bahkan, secara kelembagaan, PDIP nyaris identik dengan Megawati,” kata Haryadi, Minggu (30/4/2017).

Dosen FISIP Unair ini menyebutkan, apa yang terjadi di tubuh PDIP itu bisa menjadi kelebihan, tetapi sekaligus kelemahan. Disebut kelebihan, karena setiap konflik internal partai segera selesai dan terkonsolidasi dengan baik ketika Megawati membuat keputusan.

“Jadi, ada semacam mekanisme penyelesaian konflik secara damai lewat keputusan final Megawati sebagai ketua umum. Daya pengaruh dan wibawanya begitu besar dalam menjaga keseimbangan dan kemajuan partai,” paparnya.

Sementara, disebut kelemahan, karena mekanisme partai secara kelembagaan menjadi amat bergantung kepada kualifikasi kepemimpinan Megawati.

Sejauh ini, dengan segenap kualifikasi dan pengalaman yang dipunyai Megawati, memang tidak ada masalah substansial bagi keberadaan dan kemajuan PDIP.

Bahkan, urainya, untuk mencegah kultus individu terhadap dirinya, Megawati membangun sistem pengkaderan kepemimpinan di internal partai.

Hal itu menyebabkan bermunculan kader-kader petugas partai yang menduduki posisi penting di jajaran eksekutif maupun legislatif serta dalam kepengurusan partai, di pusat maupun di daerah.

“Adakah di antara kader-kader muda yang disiapkan dan tersiapkan oleh karakteristik partai itu sudah patut menggantikan Megawati untuk memimpin PDIP saat ini? Jawabnya tegas, ‘belum ada’,” katanya.

Secara objektif, tambah Haryadi, PDIP dengan segenap dinamika dan tantangan yang dihadapi, masih tetap membutuhkan kehadiran kualifikasi kepemimpinan Megawati. Hal yang manusiawi jika kemudian Megawati merasa letih dan merasa paling lama memimpin partai.

Tapi, imbuhnya, Megawati tetap masih merupakan tokoh yang terpatut untuk memimpin PDIP saat ini. Setidaknya, dalam konstelasi politik Indonesia, kepemimpinan Megawati masih diperlukan satu periode dalam mengawal partai dan petugas-petugas partai yang ada di dalam posisi kunci.

“Dalam satu periode itu, PDIP dan Megawati sambil mematangkan proses pengkaderan untuk transisi kepemimpinan PDIP,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Soekarno Run Banyuwangi Libatkan Disabilitas Netra Layani Sport Massage Pelari

Soekarno Run Banyuwangi melibatkan penyandang disabilitas netra dalam layanan sport massage bagi peserta sebagai ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Gelar Pelatihan Pelatihan Kader Perempuan Akar Rumput

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar pelatihan kader perempuan ...
KABAR CABANG

Perkuat Akar Rumput, DPC PDIP Kota Batu Road Show Serahkan SK ke Ranting

MALANG — Memperkuat konsolidasi hingga tingkat akar rumput, DPC PDI Perjuangan Kota Batu memilih turun langsung ...
KRONIK

Bupati Fauzi di Tatorbangan Ritual Culture 2026: Generasi Muda Harus Ambil Peran Jaga Warisan Leluhur

SUMENEP – Pemerintah Desa (Pemdes) Torbang, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, menggelar Tatorbangan Ritual ...
KRONIK

Atasi Kekeringan di Bojonegoro, Legislator Amin Thohari Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Terdampak

​BOJONEGORO – Musim kemarau panjang yang memicu kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ...
KRONIK

Pemkab Banyuwangi Gandeng IAI Kembangkan Arsitektur Berbasis Lokal dan Berkelanjutan

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi memperkuat kolaborasi dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) ...