Rabu
24 Juni 2026 | 7 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Paksa Pengusaha Besar Bermitra dengan UMKM

pdip-jatim-jokowi-kongres-ekonomi-umat

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) ‘memaksa’ pengusaha-pengusaha besar agar mau bermitra dengan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), dalam sebuah kemitraan yang saling menguntungkan.

Meski sama-sama untung, porsi keuntungan bagi UMKM harus lebih besar. “Ini yang akan saya paksa, bukan saya ajak lagi. Karena ini nantinya menyangkut kemitraan yang betul-betul besar dan rakyatlah nantinya yang diuntungkan,” tegas Jokowi.

Hal itu disampaikan Jokowi, di depan peserta Kongres Ekonomi Umat Tahun 2017 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (22/4/2017).

Untuk itu, Jokowi minta Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Makruf Amin agar hal ini dibahas dan juga dirumuskan Kongres Ekonomi Umat, agar pemerintah mendapatkan masukan yang sudah rinci, sehingga pemerintah tinggal memanggil, memutuskan, dan melaksanakannya.

“Siapa siapa sambung dengan siapa,  produk apa sambung dengan perusahaan apa. Inilah yang ingin kita kerjakan,” katanya.

Selain soal kemitraan, Jokowi juga menyampaikan program redistribusi aset dan reforma agraria.

Menurutnya, sekarang ada 126 juta hektar bidang tanah, tapi yang sudah disertifikatkan baru 46 juta hektar. Artinya, masih 60% lebih bidang-bidang tanah yang ada belum disertifikatkan.

Kalau di daerah, jelas dia, lahan tidak disertifikatkan karena memang rakyat tidak memiliki biaya untuk menyertifikatkan. Atau karena memang tanah-tanah itu berada pada posisi-posisi yang tidak seharusnya untuk pemukiman maupun untuk lahan garapan.

Saat ini, tambah Jokowi, pemerintah telah mengumpulkan 21,7 hektar lahan, terdiri atas 12,7 juta hektar lahan hutan, ada 9 juta lahan yang nantinya akan bisa dibagikan.

Tapi dia mengingatkan, redistribusi aset reforma agraria ini bukan bagi-bagi lahan. “Saya tidak mau kita hanya membagi-bagi, kemudian tanah itu dijual lagi oleh rakyat kepada yang gede-gede yang tidak ada artinya,” tegasnya.

Mengenai skema pembagiannya, Jokowi minta dibicarakan secara rinci agar tanah yang bisa dibagi itu dibiarkan telantar, menjadi tidak produktif, atau malah perjualbelikan. “Ini yang tidak boleh terjadi,” tegasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Rumah Ngatemin Jadi RTLH ke-12 yang Dibedah PDIP Kota Batu, Wujud Nyata Ajaran Bung Karno

Rumah Ngatemin, warga Dusun Junggo, Kota Batu, menjadi rumah ke-12 yang dibedah DPC PDI Perjuangan Kota Batu sejak ...
SEMENTARA ITU...

Kwarcab Pramuka Surabaya Desak Pemkot Bangun Bumi Perkemahan, Dinilai Mendesak untuk Pendidikan Karakter

Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Surabaya mendesak Pemkot Surabaya segera merealisasikan pembangunan Bumi Perkemahan. ...
RUANG MERAH

Revolusi Keolahragaan dalam Imaji Bung Karno

Oleh: Eri Irawan PUBLIK Indonesia selama ini lebih banyak mengenal Soekarno sebagai pemimpin politik yang sanggup ...
KABAR CABANG

Irigasi Sepanjang 2 Kilometer di Desa Waruwetan Diuruk Perusahaan, Pemdes Lapor DPRD Lamongan

LAMONGAN – Pemerintah Desa Waruwetan Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan bersama warga dan elemen masyarakat mengadu ...
KABAR CABANG

Haul Bung Karno di Bangkalan: Warisi Apinya, Jangan Abunya

BANGKALAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangkalan menggelar peringatan Haul ke-56 Bung Karno dengan doa bersama ...
LEGISLATIF

Usul MBG Berbasis Sekolah, Ketua DPRD Kota Malang Amithya Nilai Lebih Aman dan Mudah Diawasi

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengusulkan program Makan Bergizi Gratis dijalankan dengan ...