Jumat
23 Oktober 2026 | 6 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kunjungi Saudi, Puan Tinjau Kesiapan Ibadah Haji 2017

pdip-jatim-puan-berkerudung

MADINAH – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani menekankan, bahwa seluruh jemaah haji asal Indonesia harus mendapat layanan dan fasilitas yang memadai.

Suksesnya penyelenggaraan ibadah haji, kata Puan, tak lepas dari upaya kerja bersama dan gotong royong.

Puan menegaskan, jemaah haji asal Indonesia harus dapat menikmati berbagai layanan mulai dari yang pokok hingga ke masalah terkecil sekalipun.

“Termasuk terpenuhinya ketersediaan air minum bagi para jemaah dalam menghadapi badai panas (heat stroke) di Tanah Suci,” kata Puan Maharani, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/4/2017).

Hal itu dia sampaikan setelah memimpin rapat koordinasi monitoring dan evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 1438 H/2017 M di Madinah pada hari pertama kunjungan kerjanya ke Arab Saudi.

Saat rapat, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin menyatakan, kesiapan pemondokan atau akomodasi jemaah di Mekkah telah mencapai 98,95 persen atau berkapasitas sekitar 205.394 orang. Sedangkan di Madinah mencapai 36,72 persen atau berkapasitas sekitar 75.429 orang.

Akomodasi di Mekkah berada di enam wilayah, yaitu Aziziah, Mahbas Jin, Misfalah, Jarwal, Syisyah, dan Raudah.

Kementerian Agama menyiapkan 150 hotel dan mampu menampung jemaah sekitar 207.880 calon haji asal Indonesia. Sementara di Madinah, proses negosiasi pemondokan telah mencapai 36 persen yang direncanakan dapat menampung sekitar 75.429 calon haji.

Puan mengingatkan agar ke depan diusahakan 100 persen pemondokan menggunakan kontrak jangka panjang, sehingga biayanya dapat ditekan.

Selain itu, politisi PDI Perjuangan ini juga mengingatkan pentingnya gizi dalam menu makanan serta mempertimbangkan cita rasa Indonesia.

Terkait pelayanan di Arofah, Puan mengingatkan agar menteri agama minta kepada pemerintah Arab Saudi ikut memperhatikan fasilitas tenda dan toilet yang memadai.

“Selain demi kesehatan, juga kenyamanan. Setiap tenda hendaknya dilengkapi dengan AC yang memadai, agar secara tidak langsung mengurangi risiko heatstroke,” ucap Puan.

“Setiap tenda harus diperhatikan ketersediaan air minum agar jemaah haji tidak mengalami dehidrasi,” tambah dia.

Sementara itu, kuota jemaah haji Indonesia diketahui sudah kembali normal 100 persen atau menjadi 221 ribu jemaah. Termasuk tambahan kuota sebanyak 10 ribu orang, terdiri atas 204.000 calon haji reguler dan 17.000 calon haji khusus. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Hari Santri 2026, Rijanto Dorong Santri Blitar Kuasai Teknologi dan Ikut Membangun Daerah

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri menguasai ilmu agama sekaligus teknologi agar mampu mengambil ...
UMKM

Mendorong Kemandirian UMKM Kebun Sagu hingga Pantai Sumilir Tuban

TUBAN – Penguatan ekonomi pegiat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan wisata Tuban terus dilakukan ...
KRONIK

Mahasiswa Kritisi Anggaran, Sinung Dorong Pembenahan PAD dari Sektor Kopi

BONDOWOSO – Sejumlah mahasiswa dari enam perguruan tinggi di Bondowoso mengkritik efisiensi anggaran pemerintah ...
KRONIK

Terima Aliansi Ulama Jatim, Yordan Pastikan Kawal Aspirasi hingga ke Pusat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Yordan M. Batara-Goa, menegaskan akan mengawal ...
KABAR CABANG

Kebakaran TPA Supit Urang, Kader PDIP Kota Malang Salurkan Masker dan Air Minum

Kader PDI Perjuangan Kota Malang menyalurkan masker bagi warga dan air minum untuk petugas pemadam kebakaran di ...
LEGISLATIF

Reses Fery Sudarsono, Warga Curhat Soal PJU hingga Nasib BKK Desa

MADIUN – Minimnya penerangan jalan umum (PJU), persoalan infrastruktur, hingga ketergantungan desa terhadap Bantuan ...