Rabu
04 November 2026 | 4 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

50 Atase Pertahanan Negara Sahabat Kunjungi Surabaya

pdip-jatim-risma-atase-pertahanan

SURABAYA – Rabu (19/4/2017), Wali Kota Tri Rismaharini memaparkan kemajuan Kota Pahlawan yang telah dilakukan Pemkot Surabaya kepada 50 perwira atase pertahanan (athan) negara sahabat di ruang sidang wali kota.

Di hadapan para perwira, Risma menjelaskan secara bertahap soal kemajuan Kota Pahlawan. Di antaranya, pembangunan pedestrian jalan bagi pejalan kaki dan pembangunan box culvert untuk menanggulangi banjir.

Risma juga menjelaskan fasilitas sarana dan prasarana seperti command center yang berfungsi untuk menindaklanjuti laporan warga yang sedang atau melihat suatu kejadian, serta pemasangan CCTV untuk memantau kemacetan jalan.

Di bidang pendidikan, papar Risma, Pemkot Surabaya telah menggratiskan biaya sekolah mulai SD hingga SMA.

“Khusus untuk SMA/SMK sudah tidak gratis sebab ada pengalihan fungsi yang awalnya ditangani pemkot kini berpindah tangan ke provinsi,” kata Risma.

Di bidang ekonomi, tambahnya, pemkot melakukan pelatihan kepada warga Surabaya yang mengalami persoalan ekonomi dengan mengasah keterampilan mereka, kemudian mewadahi usaha dalam bentuk UKM.

“Diharapkan pelaku UKM mandiri dalam mengelola produksinya dan mampu mendongkrak pendapatan mereka,” jelas dia.

Wali kota yang pernah dinobatkan sebagai wanita paling inspiratif versi majalah Forbes tahun 2013 itu kembali menjelaskan sistem keamanan yang ada di Surabaya.

Misalnya, untuk meredam aksi kejahatan yang sudah dan mungkin akan terjadi di Surabaya, maka pemkot bekerja sama dengan TNI dan kepolisian melakukan sosialisasi di tiap-tiap kampung.

“Dari hasil sosisalisasi itu, diperoleh kata mufakat, di mana setiap kampung menugaskan warganya untuk berpatroli di kampungnya agar tercipta situasi yang aman dan nyaman,” imbuhnya.

Dalam kunjungan di Surabaya, rombongan para perwira Athan datang dari berbagai negara seperti, Singapura, Brazil , Thailand, United Kingdom, Italia dan Amerika Serikat.

Sementara itu, Direktur Kerjasama Internasional, Kol. Inf TNI, Rizarius Eko HS menuturkan acara ini dibuat untuk memperkenalkan bagaimana sistem pemerintahan yang ada di Indonesia tidak berdiri sendiri.

Artinya, tiap-tiap elemen TNI berusaha membangun komponen-komponen yang kuat bagi daerahnya.

“Fungsi militer tidak hanya berperang, tetapi turut membangun daerahnya seperti di Surabaya ini,” jelas Rizarius. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...