Rabu
04 November 2026 | 4 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Visit Sumenep 2018 Diharapkan Jadi Lokomotif Perekonomian

pdip-jatim-pantai-gili-labak-sumenep

SUMENEP – Pemkab Sumenep mencanangkan Visit Sumenep 2018 sebagai lokomotif perekonomian. Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakan, saat ini masih dicari pola pengembangan yang terbaik bagi program ini.

“Lebih cepat memulai lebih baik. Sumenep sudah layak mempromosikan diri sebagai destinasi wisata,” kata Fauzi kepada wartawan, di Gili Labak, Sumenep, Rabu (12/4/2017).

Terkait program Visit Sumenep 2018, dia sudah mengkoordinasikan dengan dinas-dinas terkait. “Kami ingin Sumenep jadi wisata halal, tapi masih akan kita kaji wisata Sumenep seperti apa,” ujarnya.

Dia mengajak semua pihak mendukung pembangunan wisata Sumenep, seperti pemerhati wisata, media dan pengusaha, serta dari kalangan pemerintah kabupaten sendiri.

Wabup yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep ini menyadari, menjadikan Sumenep sebagai tujuan wisata akan membutuhkan waktu panjang.

Mengingat Banyuwangi membutuhkan butuh waktu 7 tahun, Lombok 14 tahun, dan Bali butuh 35 tahun untuk menjadi destinasi wisata yang diperhitungkan.

Pemkab mencatat, selama tahun 2016, ada 800 ribu wisatawan yang berkunjung ke Sumenep. Paling banyak dari Australia, Belanda dan Tiongkok.

Wisatawan datang melalui jalur darat dan kapal pesiar di laut. Destinasi yang paling banyak dikunjungi adalah keraton dan bahari.

Tahun depan, pemkab menargetkan 1 juta wisatawan, termasuk 10 ribu wisatawan mancanegara, berkunjung ke Sumenep.

Potensi wisata bahari utama yang bisa dijual adalah Gili Labak dan Gili Iyang. Potensi wisata bahari tambahan adalah Pantai Sembilan, Badur, Slopeng, Lombong dan sebagainya.

Menurut Fauzi, Gili Labak adalah permata di ujung Madura yang termasuk bagian dari surga yang tersembunyi. Salah satu dari 126 pulau di Sumenep ini memiliki pantai berpasir putih dan berlaut biru. Setidaknya ada 12 spot yang bisa digunakan untuk diving dan snorkeling.

Selain wisata bahari, Sumenep juga memiliki potensi wisata sejarah berupa bangunan keraton dan makam para raja yang masih utuh. Sedangkan potensi wisata budaya Sumenep yaitu tari-tarian, saronen dan karapan sapi. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...