Minggu
16 Agustus 2026 | 5 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Seni Tradisional Bisa Angkat Ekonomi Usaha Kecil Menengah

pdip-jatim-kusnadi-jolotundo

MOJOKERTO – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengatakan, upaya melestarikan kesenian tradisional bisa membantu pemerintah dalam upaya mengangkat perekonomian masyarakat kecil menengah.

Menurut Kusnadi, kesenian tradisional yang hidup di tengah-tengah masyarakat, bisa jadi pertunjukan menarik bagi wisatawan. Sebab, atraksi kesenian tradisional yang dikemas sedemikian rupa, bisa dijadikan salah satu obyek wisata bagi suatu daerah, selain obyek wisata alamnya.

Dia mencontohkan kesenian tradisional Bantengan, atraksi Ujung, dan pencak silat yang ada di Desa Seloliman, Trawas, Mojokerto, bisa jadi tontonan menarik bagi wisatawan, baik yang datang dari Mojokerto, maupun yang dari luar daerah.

Adanya obyek wisata, baik kesenian tradisional, maupun tempat wisata di suatu daerah, sebutnya, tentu akan berimbas kepada warung-warung di sekitarnya.

“Warung-warung itu, baik yang menjual makanan maupun cenderamata, pasti akan hidup dan berkembang, karena ada pembelinya. Nah, inilah yang harus dikolaborasikan, bagaimana obyek wisata jadi menarik sehingga banyak dikunjungi masyarakat, yang akhirnya juga berdampak positif bagi warung-warung sebagai usaha mikro kecil menengah (UMKM),” kata Kusnadi.

Upaya melestarikan kesenian tradisional ini, lanjut Pak Kus, sapaan akrab Kusnadi, juga sejalan dengan kebijakan Pemprov Jatim yang sedang menggalakkan sektor perekonomian skala UMKM.

Langkah pemprov menggalakkan UMKM ini, jelas Kusnadi, bukan tanpa maksud. “Saat krisis ekonomi yang berkali-kali terjadi di negara kita, yang mampu bertahan tetap eksis dari krisis ekonomi adalah usaha-usaha kecil menengah,” terang pria yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Jatim ini.

Salah satu upaya pemprov menggalakkan UMKM, ungkap Pak Kus, adalah nguri-uri kesenian tradisional sebagai jati diri bangsa yang bersifat adiluhung.

Baca juga: Peringati Bulan Bung Karno, PDIP Jatim Bakal Gelar Festival Seni

Acara syukuran ditandai makan tumpeng bersama itu dimeriahkan penampilan atraksi Bantengan, pencak silat, dan Ujung. Pertunjukan ini menarik warga setempat dan pengunjung wisata Candi Jolotundo yang kebetulan melintas di jalan dekat lokasi acara.

Sebelum ke Jolotundo, Pak Kus mengunjungi Desa Pecalukan, di Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Di desa dekat kawasan wisata Kakek Bodo, Tretes, ini, Kusnadi juga menyaksikan atraksi seni Bantengan serta seni beladiri tradisional. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

PDI Perjuangan Gerakkan Struktur di Flores, Rumah Partai Jadi Posko Pengungsian

PDI Perjuangan menggerakkan struktur di Manggarai Timur, Sikka, dan Nagekeo membantu korban gempa Flores. ...
HEADLINE

Kalahkan Maluku Raya, Banteng Jatim Bangkit dan Kejar Gelar Juara Soekarno Cup

SURABAYA – Banteng Jatim FC menunjukkan kebangkitan di Soekarno Cup 2026. Setelah sebelumnya hanya meraih hasil ...
KRONIK

Wahyu Satria Quattrick, Banteng Kalimantan Timur Hajar D.I. Yogyakarta 4-0

BANGKALAN – Banteng Kalimantan Timur tampil gemilang pada lanjutan Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bangkalan. ...
LEGISLATIF

10 Raperda Sumenep Masuk Fasilitasi Pemprov Jatim, Hosnan: Ditarget Rampung Akhir Tahun

SUMENEP – Sebanyak 31 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah ...
OLAHRAGA

Soekarno Cup Hentikan Sejenak Pertandingan, Doakan Korban Gempa NTT dan Sumatera

SURABAYA – Gempa bumi yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Simalungun, Sumatera Utara, ...
LEGISLATIF

PDIP Jember Minta KUA-PPAS Diputus, Sebelum Pembahasan Anggaran Berlanjut

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember meminta pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran ...