Jumat
23 Oktober 2026 | 11 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pengurus PDIP Jatim Hadiri Harlah Ponpes Tabiyatul Qulub

pdip-jatim-ultah-ponpes-tarbiyatul-qulub1

SURABAYA – Peringatan Harlah Ponpes Tarbiyatul Qulub ke-23 sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (11/3/2017) malam, berlangsung meriah.

Acara berlangsung di JX International Jalan A Yani itu tidak hanya dihadiri belasan ribu umat Muslim. Namun juga dihadiri pejabat eksekutif maupun legislatif.

Di antaranya Menpora Imam Nachrawi, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul), dan Wakil Ketua DPRD Jatim yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi (Pak Kus).

Hadir juga, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim yang Sri Untari Bisowarno, dan Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim SW Nugroho. Beberapa pimpinan DPRD Jatim lainnya juga tampak hadir.

Di sela acara, Sri Untari yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim mengatakan, bagi PDIP, acara ini menjadi sarana yang baik untuk bersilaturahmi dengan kaum muslimin, khususnya dari kalangan Nahdliyin.

“Jatim ini basisnya Nahdlatul Ulama yang kebanyakan dari kalangan wong cilik. Sama dengan PDI Perjuangan yang basisnya juga mayoritas dari kalangan bawah. Ini bisa jadi satu kesatuan, bisa saling kerja sama untuk membangun Jawa Timur,” kata Untari.

PDIP Jatim sendiri, jelasnya, sudah intensif berkomunikasi dengan kalangan pengurus PWNU Jatim untuk menjalin kerja sama yang lebih detil, tidak hanya di acara seremonial seperti peringatan hari-hari besar saja.

Dengan Ponpes Tarbiyatul Qulub, imbuh Untari, hubungan dengan PDIP Jatim sudah sangat baik. “Hubungan kita dengan Ponpes Tarbiyatul Qulub,  baik secara personal maupun kelembagaan, cukup dekat. KH Zainuddin Husni (pengasuh Ponpes Tarbiyatul Qulub) pernah memimpin acara sholawatan yang digelar PDIP Jatim beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Sementara itu, Wagub Jatim Saifullah Yusuf dalam sambutannya menyoroti persoalan di masyarakat. Di antaranya masalah narkoba, pornografi, kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta persoalan kesenjangan sosial.

Menurut Gus Ipul, masalah narkoba saat ini sangat memprihatinkan. Sebab sesuai data BNN, pengguna narkoba di Jatim saat ini di kisaran 900 ribu orang.

“Ini jadi keprihatinan kita bersama. Karena itu, mari kita bersama ikut memberantas narkoba, dan juga pornografi,” ajaknya.

Sedang persoalan kesenjangan sosial, sebutnya, sudah menjadi masalah nasional yang sekarang sedang diatasi pemerintahan Jokowi. “Mari kita doakan agar masalah ini cepat teratasi,” kata Gus Ipul.

Seperti diketahui, Pondok Pesantren Tarbiyatul Qulub Jl. Asem Raya No. 24 – 52, Asem Rowo Surabaya. Ponpes berkomitmen untuk terus berdakwah mengembangkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin bagi masyarakat dan bangsa, dan mengamankan NKRI. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Dengar Aspirasi Pemuda, Bupati Lukman Buka-bukaan Soal Strategi Pembangunan Daerah

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat ...
KRONIK

IMM Tagih Solusi Darurat Pendidikan Jember, DPRD Bidik 23 Ribu Anak Tak Sekolah

JEMBER – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyelesaikan persoalan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Kota Batu 2027, Dorong Kemandirian Fiskal dan Belanja Tepat Sasaran

BATU – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu mendorong pemerintah kota memperkuat kemandirian fiskal dalam ...
KRONIK

Makanan Diantar ke Rumah Lansia Miskin Tiap Pagi, Rantang Kasih Terus Lanjut

BANYUWANGI – Setiap pagi, sekitar pukul 06.30 WIB, Elok Susanti datang mengantarkan makanan ke rumah Sahani (67), ...
EKSEKUTIF

Anggaran Surabaya 2027 Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan Penanganan Banjir

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya memprioritaskan pendidikan, kesehatan, dan penanganan banjir dalam penyusunan ...
EKSEKUTIF

Hari Santri 2026, Rijanto Dorong Santri Blitar Kuasai Teknologi dan Ikut Membangun Daerah

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri menguasai ilmu agama sekaligus teknologi agar mampu mengambil ...