Jumat
31 Juli 2026 | 9 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Menangkan Ahok-Djarot, Parpol-Relawan Konsolidasi

pdip-jatim-hasto-ahok-di-rumah-megawati

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan, peran relawan sangat penting untuk memenangkan pasangan calon Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dalam putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.

Hasto menyebutkan, partai pengusung dan pendukung pasangan Ahok-Djarot menyadari pentingnya keterlibatan relawan.

Pihaknya menilai, bahwa relawan dapat mengisi ruang tertentu untuk menggalang suara bagi kemenangan Ahok-Djarot di putaran kedua.

“Relawan mampu mengisi ruang kreatif, ruang penggalangan yang tidak dilakukan partai sehingga ada komplemen antara partai dan relawan,” kata Hasto di kantor DPP Nasdem, Jakarta, Senin (6/3/2017).

Coblosan Pilkada DKI putaran kedua akan digelar 19 April 2017 mendatang. Untuk menyatukan tekad, ujar Hasto, tim pemenangan dan tim relawan intens berkonsolidasi.

“Relawan Pak Basuki dan Pak Djarot kan banyak sekali sehingga dari komunikasi politik terus dijalankan,” ujar dia.

Hasto menyebutkan, Partai Nasdem dan Hanura juga akan mengerahkan relawan. Hal itu disepakati dalam rapat tim pemenangan di DPP Nasdem dengan Ketua Umum Surya Paloh.

“Bahkan anggota DPD yang bergabung ke Hanura juga menjadi mesin penggerak yang sangat efektif. Demikian juga Partai Golkar, Nasdem, PPP. Kami menunjukkan adanya keseriusan dari untuk menggunakan seluruh kekuatan struktur partai,” jelas Hasto.

Pada kesempatan itu, Hasto juga minta KPU dan Bawaslu DKI Jakarta bersikap netral pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.

Menurutnya, menjalankan secara langsung pemilu yang umum bebas, rahasia, demokratis, jujur dan adil adalah tanggung jawab KPU DKI. Pihaknya juga berharap Bawaslu juga melakukan pengawasan.

Hasto menyoroti banyaknya masyarakat yang tidak dapat mengunakan hak pilih pada putaran pertama pada Rabu (15/2/2017) lalu.

Menurut Hasto, banyak pendukung Ahok-Djarot yang tidak mendapatkan kesempatan menggunakan hak politik.

“Banyak pendukung kami yang tidak bisa memilih pukul 13.00 WIB secara serentak. Meskipun banyak antrean, di TPS kemudian ditutup. Padahal begitu banyak antrean yang terjadi,” ucap Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Tantri Bararoh: Buzzer dan Serangan Pribadi di Medsos Jadi Ancaman Baru Demokrasi

Tantri Bararoh mengingatkan buzzer, hoaks, dan serangan pribadi di media sosial menjadi ancaman baru demokrasi ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Komitmen Kawal Kebijakan dan Anggaran untuk Keberlanjutan Kebun Raya Mangrove

DPRD Kota Surabaya berkomitmen mengawal kebijakan dan anggaran untuk pengembangan Kebun Raya Mangrove sebagai model ...
LEGISLATIF

Serap Aspirasi di Bangilan Tuban, Ony Setiawan Tampung Keluhan Petani hingga Gen Z

TUBAN–Reses masa persidangan III Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan di Dusun ...
LEGISLATIF

Diana Sasa Serap Aspirasi Warga Ngawi, Jalan Rusak hingga Kekeringan Jadi Sorotan

NGAWI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Diana AV Sasa, memanfaatkan masa reses untuk menyerap ...
KRONIK

Titik Impas Harga Tembakau 2026 Naik, Bupati Fauzi: Keberpihakan kepada Petani

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep resmi menetapkan Titik Impas Harga Tembakau (TIHT) musim panen 2026 ...
LEGISLATIF

DPC PDIP Kabupaten Kediri Kawal Aspirasi Pengemudi Ojol hingga Tingkat Pusat

KEDIRI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menegaskan komitmennya mengawal aspirasi para pengemudi ojek online ...