Senin
26 Oktober 2026 | 6 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dewan Minta Pemprov juga Antisipasi Harga Cabai dalam Jangka Panjang

pdip-jatim-sri-untari-1

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno minta pemerintah provinsi melakukan antisipasi mencegah kasus melonjaknya harga cabai, dalam jangka panjang.

Antisipasi jangka panjang itu, kata Sri Untari, di antaranya dengan adanya sinergi konkret antara Dinas Pertanian Provinsi Jatim dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Sinergi itu diperlukan untuk menentukan masa tanam dan masa panen cabai, mengingat kondisi iklim yang berubah-ubah saat ini.

“Kondisi iklim dan cuaca seperti sekarang harus dicermati dan ditelaah bersama,” kata Sri Untari, kemarin.

Sedang terkait melonjaknya harga cabai saat ini, perempuan yang menjabat Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini mengatakan, pemerintah provinsi harus memastikan pemenuhan kebutuhan jangka pendek.

Di antaranya, dengan mengimpor cabai. “Impor adalah kebutuhan jangka pendek untuk mengatasi naiknya harga, karena produksi cabai yang menurun,” jelasnya.

DPRD Jatim, sebut Untari, siap menyetujui impor komoditas cabai, karena alasan kepentingan masyarakat, termasuk dukungan mengenai subsidi untuk menekan harga.

“Kami di dewan siap menyetujuinya selama itu buat kepentingan rakyat,” ujar politisi asal Malang ini.

Sebelumnya, cabai impor dari China dan India banyak ditemukan di daerah Blitar, Tulungagung dan Sidoarjo. Peredaran cabai impor ini menjadi perhatian DPRD Provinsi Jawa Timur ditengah mahalnya harga cabai di pasaran.

Sementara itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya telah melakukan investigasi atas cabai impor asal China dan India.

Kepala Disperindag Jatim Ardi Prasetiawan mengatakan cabai impor asal China dan India yang beredar di wilayah Jatim tersebut sudah memenuhi syarat dan aman dikonsumsi.

“Cabai yang beredar di pasaran itu API-U semua dan aman,” kata Ardi, setelah menghadiri kunjungan dari Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu, 1 Maret 2017.

Wagub Jatim Saifullah Yusuf beberapa waktu lalu memang minta disperindag dan BBPOM Surabaya menginvestigasi cabai impor tersebut. Gus Ipul menjelaskan, ada dua jenis impor produk atau Alat Pengenal Importir (API), yakni API-P atau impor barang untuk produksi (industri) serta API-U atau impor produk untuk diperjualbelikan secara umum kepada masyarakat. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Armuji Ajak Anak Muda Surabaya Berani Kritik Pemerintah Tanpa Takut Intimidasi

SURABAYA – Anak muda Surabaya diminta tidak takut menyampaikan kritik terhadap kebijakan politik maupun ...
KRONIK

Erma Hadiri Syukuran Petik Padi, Serahkan Bantuan Kultivator pada Poktan Remaja Desa Bungur

TULUNGAGUNG – Anggota komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, menghadiri syukuran petik padi di Desa ...
KRONIK

Ansari PDIP: Pencegahan Kekerasan pada Anak Dimulai dari Keluarga

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, mengaku prihatin terhadap maraknya kasus kekerasan ...
SEMENTARA ITU...

Diana Sasa Pimpin KBI Magetan, Perluas Minat Anak Muda terhadap Kickboxing

MAGETAN – Diana AV Sasa ingin semakin banyak anak muda Magetan mengenal dan tertarik mencoba kickboxing. Baginya, ...
KRONIK

Merah Muda Fest 2026: Belajar Memahami Sesama, Merawat Alam, dan Menumbuhkan Kepedulian

JAKARTA – Kepedulian tidak selalu dimulai dari langkah besar. Terkadang, ia tumbuh dari kesediaan mempelajari cara ...
SEMENTARA ITU...

Banteng Futsal League Ngawi: Dari Wazza yang Juara hingga Rizky yang Belajar dari Kekalahan

NGAWI – Usianya baru 14 tahun. Bangku sekolah masih menjadi kesehariannya, tetapi Minggu (25/10/2026), Wazza ...