Sabtu
24 Oktober 2026 | 2 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ara: Agar Tak Kebablasan, Demokrasi Harus Sesuai Pancasila

pdip-jatim-Ara-Maruarar-Sirait

JAKARTA – Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait menegaskan, demokrasi yang kebablasan bisa mengganggu stabilitas negara. Karena itu, Maruarar menyerukan seluruh elemen bangsa menjalankan demokrasi sesuai falsafah negara, Pancasila.

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, semua elemen harus ikut menjaga kesatuan bangsa, negara demokrasi, penegakan hukum dan Pancasila. Menurutnya, demokrasi jangan kebablasan karena akan mengganggu proses pembangunan.

“Tidak boleh anarkis. Demokrasi jangan kebablasan karena akan mengganggu stabilitas negara,” kata Maruarar, Sabtu (25/2/2017).

Politisi muda yang akrab disapa Ara ini menekankan, Indonesia adalah negara yang demokratis. Pemerintahan Jokowi-JK berhasil membangun negara demokratis secara berkualitas.

Meski pemerintahan Jokowi-JK sangat kuat yang didukung oleh rakyat maupun kekuatan politik di Senayan, lanjut Ara, hal itu tidak membuat pemerintahan menjadi represif. Demokrasi tetap berjalan sebagaimana amanat konstitusi.

“Beda pendapat boleh. Kita negara demokrasi yang menghargai segala perbedaan yang ada. Kita negara hukum maka jangan anarkis,” ujarnya.

Dia menambahkan, menggelar aksi demo di depan Istana juga tidak masalah. Menurutnya, kritik boleh yang penting tidak anarkis.

“Dari situ terlihat Pak Jokowi sudah menunjukkan bagaimana berdemokrasi yang baik. Itu kelebihan Pak Jokowi. Pak Jokowi sudah sangat demokratis. Oleh karena itu TMP terus mengawal jalannya pemerintahan,” tegas anggota DPR RI ini.

TMP sebagai organisasi sayap PDI Perjuangan, terang Ara, terus berupaya menjadikannya sebagai wadah anak-anak muda di negeri ini untuk berkumpul mengasah karakter berasaskan Pancasila.

Selain itu TMP hadir sebagai tempat berkarir dan berproses dalam bidang politik.

“Hal terpenting yang kita tanamkan adalah karater dengan ideologi yang kuat berdasarkan Pancasila. Punya ideologi dan memiliki akar rumput yang kuat juga,” tuturnya.

Oleh karena itu, sebut Ara, maka tak mengherankan jutaan mantan aktivis mahasiswa dan pengacara atau profesional muda bergabung di TMP. Selain itu seniman, olahragawan dan pengusaha.

“Kita ingin tanamkan nilai-nilai Pancasila ke anak muda karena mereka-lah generasi penerus bangsa ini,” kata dia.

Pancasila, imbuhnya, adalah rumah bagi semua warga negara Indonesia. Di rumah Pancasila lah, berbagai warna kulit, beragam etnis, bermacam-macam agama dan ras bisa hidup bersama dengan rasa persaudaran dan gotong royong.

“Karena itu, Pancasila harus dipertahankan oleh semua warga negara. Meski berbeda-beda, kita adalah satu,” pungkas Ara. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Dengar Aspirasi Pemuda, Bupati Lukman Buka-bukaan Soal Strategi Pembangunan Daerah

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat ...
KRONIK

IMM Tagih Solusi Darurat Pendidikan Jember, DPRD Bidik 23 Ribu Anak Tak Sekolah

JEMBER – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyelesaikan persoalan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Kota Batu 2027, Dorong Kemandirian Fiskal dan Belanja Tepat Sasaran

BATU – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu mendorong pemerintah kota memperkuat kemandirian fiskal dalam ...
KRONIK

Makanan Diantar ke Rumah Lansia Miskin Tiap Pagi, Rantang Kasih Terus Lanjut

BANYUWANGI – Setiap pagi, sekitar pukul 06.30 WIB, Elok Susanti datang mengantarkan makanan ke rumah Sahani (67), ...
EKSEKUTIF

Anggaran Surabaya 2027 Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan Penanganan Banjir

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya memprioritaskan pendidikan, kesehatan, dan penanganan banjir dalam penyusunan ...
EKSEKUTIF

Hari Santri 2026, Rijanto Dorong Santri Blitar Kuasai Teknologi dan Ikut Membangun Daerah

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri menguasai ilmu agama sekaligus teknologi agar mampu mengambil ...