Rabu
04 November 2026 | 5 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Atasi Banjir di Kota Mojokerto, Mas’ud Yunus Siap Tambah Pompa Air

pdip-jatim-walikota-mojokerto-tinjau-banjir

MOJOKERTO – Keberadaan pompa air di sejumlah titik rawan banjir di Kota Mojokerto menjadi perhatian Wali Kota Mas’ud Yunus. Sebab, ternyata pompa-pompa air itu belum maksimal mengatasi ancaman banjir di sejumlah wilayah.

Seperti di Kelurahan Meri dan Kelurahan Gunung Gedangan, akibat hujan cukup deras yang mengguyur Kota Mojokerto, ratusan rumah terendam banjir hampir satu meter.

Saat meninjau lokasi banjir di kawasan tersebut, Senin (20/2/2017), Mas’ud Yunus sempat kaget karena pompa air yang terpasang sangat kecil. Sehingga pengurasan air di pemukiman warga terlalu lama.

“Pompa air ini sangat kecil. Sangat lama untuk mengatasi banjir seperti saat ini,” kata Mas’ud kepada wartawan, saat meninjau SDN Gununggedangan 1 yang terendam banjir.

Wali kota dari PDI Perjuangan ini menyebutkan, jika banjir tidak segera diatasi, dampaknya bisa merugikan semua pihak. Seperti kegiatan belajar mengajar jadi terganggu karena sekolah terendam air.

“Kalau banjir seperti ini, secara tidak langsung mengganggu aktivitas masyarakat. Mulai dari sekolah diliburkan, ini sangat merugikan masyarakat khususnya para orangtua. Oleh karena itu harus ada solusi yang tepat untuk mengatasinya secara bersamaan,” ujarnya.

Untuk itu, dia segera berkoordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait, khususnya dinas pekerjaan umum (DPU) untuk mencari titik tambahan dan volume untuk mengatasi dampak banjir.

Pihaknya berencana menambah pompa air di sejumlah titik lokasi yang kerap dilanda banjir. Ditargetkan, penambahan pompa air bisa terealisasi pada tahun ini supaya warga bisa tetap beraktivitas tanpa diganggu banjir.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Mojokerto Heryana Dodik Murtono, mengatakan, sebelumnya sudah di pasang 4 pompa air berkapasitas besar dan 12 pompa air berkapasitaa kecil, di sejumlah titik rawan banjir di wilayah Kota Mojokerto.

“Sudah ada 4 pompa air kapasitas besar dan 12 pompa kapasitas kecil yang sudah dipasang di titik rawan banjir,” jelasnya.

Untuk banjir sekarang ini, menurut Dodik, ada 140 rumah yang terendam banjir akibat luapan Kali Sadar. Pemkot Mojokerto sudah menyiapkan bantuan sembako bagi warga korban banjir, serta menyiagakan personel gabungan bila sewaktu-waktu diperlukan untuk evakuasi warga. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...