Rabu
04 November 2026 | 5 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

ER Apresiasi Petani yang Menanam Sayur Organik

pdip-jatim-ER-panen-sayur-organik

BATU – Pemerintah Kota Batu serius dalam upaya sebagai kota mandiri di bidang ketahanan pangan. Salah satunya, dengan mencanangkan sektor pertanian organik kedalam komoditas pertanian dalam rencana jangka panjang.

Wali Kota Eddy Rumpoko mengatakan, Pemkot Batu memiliki visi dan misi untuk kemajuan pertanian organik kota Batu. Menurutnya, untuk pertanian organik ini pihaknya memiliki pangsa pasar yang jelas untuk menghasilkan pertanian yang berkualitas.

“Jadi, tidak hanya bagaimana cara menghasilkan, melainkan bagaimana cara mengembangkannya,” ujar Eddy Rumpoko

Pemkot Batu, jelas ER, sapaan akrab Eddy Rumpoko, akan memberikan perhatian khusus kepada petani yang melakukan aktivitas dengan hasil organik.

Politisi PDI Perjuangan ini yakin, dengan hasil pertanian organik dapat menjadi swasembada kebutuhan masyarakat.

Pihaknya sedang menyusun konsep toko yang menunjukkan ciri khas dari seluruh pertanian organik di Kota Batu.

“Ini menarik karena memang disaat orang lain enggan untuk melakukan organik, kita sudah mau dan berani melakukan hal tersebut,” ujarnya.

Pada Jumat (10/2/2017), ER menghadiri acara Panen Raya Sayuran Organik di Kelurahan Temas, Kota Batu. Turut hadir, Ketua DPRD Kota Batu dari Fraksi PDI Perjuangan Cahyo Edi Purnomo.

Bersama puluhan petani organik Kelurahan Temas, ER memanen berbagai macam sayuran organik. Di antaranya, sayur sawi daging, kangkung, andewi, bayam, caisim, dan pakcoy.

ER mengapresiasi dan bangga dengan kontribusi para petani dalam menyukseskan program pertanian organik di Kota Batu. Sebab, hasilnya bakal menyehatkan masyarakat.

”Saya bangga karena petani sudah menghasilkan sayuran yang menyehatkan,” ucap ER.

Sementara itu, Lurah Temas Bambang Harisuliya menyatakan, mengajak petani untuk beralih ke pertanian organik itu tidak mudah. Sebab, mereka sudah terbiasa dengan pertanian sistem lama yang menggunakan bahan kimia.

”Berat di awal. Namun, akhirnya mereka mau (bertani organik) karena ini investasi kesehatan di masa mendatang,” ujarnya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...