Rabu
04 November 2026 | 5 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Temui Lansia Miskin di Banyuwangi, Segera Kontak Call Center Ini

pdip-jatim-azwar-anas-banyuwangi

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi menyediakan kanal khusus pengaduan untuk warga lanjut usia (lansia). Masyarakat yang mendapati lansia miskin hidup sebatangkara, diminta langsung mengontak call center nomor 082257246373.

Lewat layanan ini, jajaran Pemkab Banyuwangi akan memberikan bantuan sesuai apa yang dibutuhkan si lansia.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, selain menyiapkan call center dan SMS center tersebut, pihaknya juga menyediakan nomor Whatsapp (WA) untuk pengaduan, yakni  0853-3653-0‎339.

Sedang pengaduan melalui surat elektronik, dialamatkan ke email kessos.setdabwi@gmail.com. “Masyarakat silakan melaporkan jika menemukan lansia seperti kondisi tersebut. Pasti akan segera kami respon,” ujar Azwar Anas, kemarin.

Anas menegaskan Pemkab Banyuwangi terus berkomitmen untuk bahu membahu mengentaskan warga lansia miskin ‎yang hidup sebatangkara. Menurut dia, lewat call center ini akan mempermudah dan mempercepat sistem pelaporan keberadaan lansia yang papa.

Pihaknya berharap, langkah ini bisa sebagai salah satu cara menumbuhkan kepedulian masyarakat pada lingkungan sekitar, untuk membantu sesama.

Selama ini, tambah Anas, Pemkab Banyuwangi menggalakkan pelayanan terhadap warga secara cepat. Dia memiliki SOP (Standard operation system) tersendiri untuk merespon setiap aduan warga, terutama tentang warga miskin yang sakit.

“SOP-nya, 4 jam semua laporan harus segera ditangani,” terang bupati dari PDI Perjuangan ini.

Laporan dari warga, langsung didistribusikan ke instansi yang terkait. Seperti pihak kecamatan maupun puskesmas untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Anas juga mengintruksikan kepala desa se-Banyuwangi setiap saat melakukan pengecekan kepada warganya yang menderita sakit untuk segera mendapatkan pelayanan.

“Anggaran dana desa cukup besar. Jadi tidak ada alasan lagi bagi pemerintah desa untuk tidak memberikan pelayanan kepada warganya yang miskin dan sakit,” terangnya.

Pemkab Banyuwangi juga bersinergi dengan berbagai pihak. Salah satunya menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk turut mengentaskan kemiskinan warga. Baznas diharapkan menjadi katup pengaman bagi warga yang perlu segera dibantu.

Baznas bisa menjadi mitra strategis pemkab dalam menangani masalah kemasyarakatan yang membutuhkan penanganan cepat. Meskipun APBD telah menyediakan anggaran yang besar, lanjut Agus, ada beberapa hal yang tidak bisa ditangani APBD dengan cepat karena terkait aturan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...