Senin
12 Oktober 2026 | 11 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Ke Depan, Perangnya Bukan Fisik Tapi Budaya

pdip-jatim-jokowi-di-SMA-Taruna-Nusantara

MAGELANG – Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Sekolah Menengah Atas (SMA) Taruna Nusantara, yang terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (27/1) sore.

Dalam kesempatan ini, Presiden memberikan pembekaan kepada 1.106 siswa SMA Taruna Nusantara yang berasal dari seluruh Indonesia.

Presiden Jokowi mengingatkan, bahwa di era keterbukaan ke depan persaingan antarnegara termasuk antar sumber daya manusianya akan semakin ketat dan sengit.

Ia memberikan contoh, misalnya di kawasan ASEAN sudah dibuka Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan tidak bisa dicegah. “Nanti (keterbukaan) sudah antar kawasan, bisa di kawasan ASEAN dan kawasan Uni Eropa, bisa. Keluar masuk semuanya bebas, tidak pakai KTP, tidak pakai paspor,” ujar Presiden.

Artinya, lanjut Presiden, bangsa Indonesia harus siap, tidak hanya harus pintar tetapi juga perlu keberanian untuk berkompetisi.

Presiden menjelaskan, saat ini penguasaan sebuah negara tidak lagi dengan menguasai teritori atau wilayahnya melainkan menguasai sumber daya alam maupun sumber-sumber ekonominya.

“Perangnya bukan perang fisik lagi ke depan, tapi perang budaya. Hati-hati, perangnya sudah perang informasi sehingga negara tertentu menjadi lemah karena sebuah persepsi,” terang Presiden Jokowi.

Saat ini, lanjut Presiden, perangnya bukan lagi perang tembak-tembakan tapi perang arus modal masuk. Sebuah negara bisa hancur karena serangan ekonomi. “Bisa terjadi. Sudah terbukti dan anak-anak semuanya tahu,” ujar Presiden seraya mengingatkan anak-anak yang hadir agar hati-hati dengan serangan-serangan tersebut.

Oleh sebab itu, tegas Presiden, dibutuhkan sebuah jiwa dan nilai-nilai yang baru. Yang akan dibangun ke depan, lanjutnya, bukan anak-anak yang manja tapi anak-anak yang siap untuk bertarung, berkompetisi, atau bersaing dengan siapapun.

“Yang akan kita hadapi (ke depan) memang dunia persaingan, dunia kompetisi. Tidak cukup hanya dibekali masalah matematika, tidak cukup hanya dibekali masalah ilmu biologi,” tutur Presiden Jokowi.

Meski demikian, Presiden mengajak siswa-siswi SMA Taruna Nusantara untuk tidak takut. Ditegaskan Presiden, bangsa Indonesia harus optimistis dalam memenangkan kompetisi tersebut karena sudah menyiapkan diri. “Tidak perlu takut, tidak perlu khawatir,” pungkasnya.

Tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan ini Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Mendikbud Muhadjir Effendy, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X. (setkab)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Traktor Bantuan APBN Diduga Menyimpang, DPRD Jember: Dinas Pertanian Tidak Bisa Memberikan Data

JEMBER – Dugaan penyimpangan bantuan traktor dari APBN 2025 di Kabupaten Jember belum terjawab. Sejumlah kelompok ...
KRONIK

Gema 111.111 Al-Waqiah di Sumenep, Bupati Fauzi Ajak ASN Perkuat Budaya Religius

SUMENEP – Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menginisiasi gerakan pembacaan bersama 111.111 kali Surat Al-Waqiah. ...
KRONIK

Atasi Kekeringan Dampak El Nino, Sonny Salurkan Bantuan Air Bersih ke Siliragung

BANYUWANGI – Dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino mulai dirasakan oleh sejumlah warga di wilayah ...
EKSEKUTIF

Promosi dan Mutasi Pejabat Pemkab Blitar Bakal Berbasis Manajemen Talenta

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan promosi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Dorong Media Partai Jadi Penyambung Lidah Rakyat

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mendorong perombakan mendasar dalam ...
LEGISLATIF

Sampah Sungai Ancam Picu Banjir, Ketua DPRD Kota Malang Dorong Pemasangan Trash Boom

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong Pemerintah Kota Malang memperkuat ...