Senin
17 Agustus 2026 | 6 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mimbar Rakyat: Rizieq Diminta Hentikan Tindakan yang Memancing Kekeruhan

pdip-jatim-mimbar-rakyat-surabaya-3

SURABAYA – Gerimis pada Selasa (24/1/2017) malam tidak menghalangi kader PDI Perjuangan Surabaya dan elemen lainnya untuk mendatangi arena mimbar rakyat “Jaga NKRI dan Kebhinekaan”.

Di hari ketiga mimbar rakyat tersebut, tampak hadir beberapa perwakilan organisasi pergerakan mahasiswa kelompok Cipayung. Hadir juga Ustad Aris Yoyok, yang menerangkan tentang perjalanan sejarah bangsa ini dalam menegakkan berdirinya NKRI.

Menurut Ustad Aris, sejarah bangsa Indonesia tidak bisa lepas dari peran kedua tokoh nasional, yakni Bung Karno dan Kyai Hasyim Asy’ari.

”Dua tokoh nasional ini dengan tokoh nasional lainnya, dan beberapa tokoh masyarakat pada waktu itu bersatu padu tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras dan golongan untuk berjuang memperebutkan dan mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia dalam satu wadah NKRI,” kata Ustad Aris.

Dia juga menyampaikan, piminan FPI Rizieq Shihab dulu sudah menyakiti Gus Dur dan pengikutnya, kini menyakiti Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Ustad Aris minta Rizieq Shihab segera introspeksi diri, untuk tidak terus menerus melakukan tindakan yang memancing-mancing kekeruhan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sementara, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya yang juga Ketua Penyelenggara Mimbar untuk Rakyat Syaifuddin Zuhri mengatakan, acara ini akan digelar selama tujuh hari berturut-turut, dengan agenda yang telah disiapkan.

Menurutnya, agenda bisa saja berubah menyesuaikan perkembangan yang ada. Pihaknya setiap hari melakukan evaluasi mengikuti perkembangan politik di Jakarta sebagai acuan, karena menyangkut nama baik Ketua Umum PDI Perjuangan.

(Baca juga: Kader PDIP Surabaya Siap Hadapi Perongrong Keutuhan NKRI)

Soal informasi adanya kedatangan Rizieq Shihab pada Sabtu (28/1/2017) di Surabaya, dirinya akan mengecek dulu tentang kebenarannya.

”Selama ini kami selalu berusaha untuk menahan diri, meskipun seringkali kami dihujat oleh yang bersangkutan dan kelompoknya. Kami inginkan kerukunan, tapi kalau dipanas-panasi terus, kesabaran kami ada batasnya,” tegas Syaifuddin.

Sedang Riswanto anggota Fraksi PDIP DPRD Surabaya dalam orasinya mengingatkan seluruh kader dan peserta mimbar rakyat bahwa Bung Karno sebagai pendiri bangsa dan negara tidak memilih jalur golongan atau kelompok, tetapi memilih jalus nasionalisme.

“Maka kalau sekarang ada kelompok yang berusaha merongrong keutuhan NKRI dengan kebhinekaannya memakai agama, harus kita lawan dengan jiwa, raga maupun harta, demi tegaknya NKRI, Pancasila, UUD’45 dan Kebhinekaannya,” tegasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Ajak Warga Kediri Berempati dan Doakan Korban Gempa NTT

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengajak masyarakat Kabupaten Kediri bersama-sama berempati dan ...
KABAR CABANG

Peringatan HUT Kemerdekaan, Widarto Serukan Kerja Nyata di Tengah Krisis Ekologi

JEMBER – DPC PDI Perjuangan Jember mengisi peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan membersihkan kawasan Pantai ...
KABAR CABANG

DPC Kabupaten Probolinggo Upacara HUT Ke-81 RI di Tepian Sungai Rabunan

KABUPATEN PROBOLINGGO — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia digelar dengan cara berbeda oleh DPC ...
LEGISLATIF

Novita Dorong Susu Trenggalek Tak Berhenti Jadi Komoditas Mentah

Novita Hardini mendorong Trenggalek mengolah susu lokal dari hulu hingga hilir agar nilai tambah ekonomi dinikmati ...
KABAR CABANG

Pimpin Upacara HUT RI, Abrari PDIP Ingatkan Pesan Bung Karno Soal Melawan Bangsa Sendiri

SUMENEP – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep menggelar upacara peringatan Hari Ulang ...
KABAR CABANG

Rayakan HUT Ke-81 RI, DPC Ngawi Gelar Upacara dan Lomba 17-an

NGAWI – Matahari pagi mulai meninggi ketika kader-kader PDI Perjuangan berkumpul di halaman Gedung Fatmawati DPC ...