Senin
26 Oktober 2026 | 12 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Soal Bantuan SMA/SMK, Gubernur Sarankan Pemkot Konsultasi ke Kemendagri

pdip-jatim-agustin-titin

pdip-jatim-agustin-titinSURABAYA – Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Agustin Poliana mengatakan, Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyarankan Pemerintah Kota Surabaya kembali berkonsultasi ke kemendagri terkait bantuan keuangan untuk siswa SMA/SMK di Kota Pahlawan.

“Gubernur menyarankan koordinasi ke mendagri untuk minta arahan terkait dengan bantuan keuangan untuk siswa SMA/SMK, apakah bisa langsung kepada kepala sekolah atau kepada siswanya,” jelas Agustin Poliana.

Hal ini dia sampaikan usai mengikuti pertemuan antara Pemkot Surabaya dengan Pemrov Jatim di gedung negara Grahadi, kemarin. Pertemuan itu khusus membahas soal rencana Pemkot Surabaya memberikan bantuan keuangan untuk SMS/SMK yang saat ini kewenangannya sudah di bawah Pemprov Jatim.

Pihak Pemkot dan DPRD Surabaya yang menemui Gubernur Jatim Soekarwo adalah Wali Kota Tri Rismaharini, Wakil Wali Kota Whisnu Sakti Buana, Kepala Bappeko Agus Sonhaji, Ketua DPRD Armuji, Wakil Ketua DPRD Ratih, Wakil Ketua DPRD Masduki Toha, Ketua Komisi D DPRD Agustin Poliana dan sejumlah pimpinan fraksi di DPRD Surabaya.

Sedangkan dari pihak Pemprov Jatim yang ikut mendampingi gubernur yakni Kepala Biro Hukum Pemprov Jatim Himawan dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jatim Saiful.

Agustin menambahkan, sebenarnya bukan hanya bantuan biaya pendidikan yang menjadi pemikiran pemkot. Tapi juga mengenai sarana dan prasarana sekolah SMA/SMK serta  honor bagi para guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT).

Menurut dia, meskipun gubernur memberi sinyal bahwa pengawasan terhadap bantuan keuangan dari pemkot untuk sekolah SMA/SMK diperkenankan, namun gubernur masih harus menunggu hasil konsultasi ke kemendagri.

“Artinya belum final, karena masih menunggu hasil konsultasi dengan kemendagri,” ujar legislator yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini.

Dia mengatakan, Gubernur Jatim membutuhkan legal formal dari Kemendagri. Jika itu didapat, maka gubernur menyilakan sistem pengawasannya melibatkan Pemkot dan DPRD Surabaya.

Sementara itu, Gubernur Soekarwo menjelaskan, untuk pengelolaan SMA/SMK kewenangannya tetap di provinsi. Namun jika Pemkot Surabaya berkeinginan membantu, maka hal itu diperbolehkan.

Nantinya, Biro Hukum Pemprov dan Bagian Hukum Pemkot Surabaya akan membahas rumusan mekanismenya. Setelah disepakati pemkot dan DPRD Surabaya, rumusan materi akan dikirim ke kemendagri untuk mendapatkan persetujuan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Merah Muda Fest 2026, Repdem Dorong Ruang Politik bagi Anak Muda

Banu Lesmana Bagaskara menilai Gen Z bukan generasi apolitis, tetapi masih menghadapi hambatan masuk partai ...
KRONIK

Dari Sumenep ke Jakarta, Rafiq Membawa Cerita Madura dan Semangat Merawat Indonesia

JAKARTA – Perjalanan dari Sumenep menuju Jakarta bukan sekadar perpindahan dari satu kota ke kota lain bagi ...
EKSEKUTIF

Marhaen Djumadi Dorong Penguatan Pangan dan Kesejahteraan Petani Nganjuk

NGANJUK – Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menilai kebijakan pemerintah pusat terkait harga gabah membantu memberikan ...
SEMENTARA ITU...

165 Pecatur Ikuti Piala Ketua DPRD Trenggalek, Doding Bidik Atlet Berprestasi

TRENGGALEK – Sebanyak 165 pecatur dari Trenggalek dan luar daerah mengikuti turnamen terbuka catur Piala Ketua DPRD ...
KABAR CABANG

Warga Ponggok Kesulitan Air Bersih, PDIP Kediri Salurkan Bantuan dan Siapkan Solusi Jangka Panjang

KEDIRI – Kesulitan air bersih yang dialami warga Desa Ponggok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, mendorong DPC PDI ...
HEADLINE

Megawati di Merah Muda Fest: Anak Muda Harus Kritis dan Bertanggung Jawab atas Masa Depan Bangsa

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendorong generasi muda berani berpikir kritis, ...