Minggu
09 Agustus 2026 | 1 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

FPDIP Desak Pemerintah Hidupkan Kembali Pelajaran tentang Pancasila

pdip-jatim-sri-untari-fpdip

pdip-jatim-sri-untari-fpdipSURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengatakan, Pancasila dapat mempertahankan kemajemukan Indonesia. Sebab, dasar negara yang kelahirannya dibidani Bung Karno ini merupakan ekstraksi dari umat Islam dan kebangsaan.

Namun, sebut Untari, pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam setiap sendi kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini makin luntur.

“Kurangnya dan hilangnya pelajaran sejarah tentang Pancasila saat ini membuat masyarakat tidak memahami Pancasila, sehingga membuat paham radikalisme gampang masuk di Indonesia,” kata Untari, Selasa (28/11/2016).

Legislator anggota Komisi C DPRD Jatim itu menambahkan, untuk menghidupkan kembali pelajaran tentang Pancasila, pihaknya akan menyampaikan aspirasi ini ke Komisi E DPRD Jatim, untuk kemudian disampaikan ke kementerian pendidikan agar menghidupkan kembali pelajaran tentang Pancasila mulai SD hingga SMA.

Kemudian mengadakan pertemuan dengan tokoh kecamatan, tokoh masyarakat untuk mensosialisasikan nilai Pancasila. Bahkan kalau perlu pihaknya sowan dan menggandeng TNI/Polri untuk memahamkan nilai – nilai Pancasila tersebut.

Perempuan yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini juga minta pemerintah pusat agar membuat rumusan resmi dan perjalanan sejarah tentang penetapan hari Pancasila.

Harapannya, agar masyarakat mulai tingkat bawah hingga elit politik bisa memahami tentang Pancasila.

“Dengan adanya perumusan perjalanan tentang sejarah Pancasila, diharapkan nilai Pancasila di masyarakat tidak berkurang, dan penetapan hari Pancasila harus menjadi keimanan politik di Indonesia,” ujarnya.

Senada, Sugeng Pujianto yang juga anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim menyatakan prihatin dengan lunturnya nilai Pancasila di masyarakat saat ini. Oleh karena itu, pihaknya minta pemerintah menghidupkan kembali pelajaran tentang sejarah Pancasila tersebut.

“Saat ini kurang ada pelajaran tentang sejarah Pancasila. Kami akan mengusulkan ke kementerian pendidikan untuk membuat lembaga khusus tentang sejarah Pancasila ke sekolah – sekolah, agar pemahaman Pancasila yang diajarkan tidak dilakukan sepotong – potong,” ujar Sugeng. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Tulungagung Harap Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Besuki Tingkatkan Kemenangan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Jajaran Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Besuki resmi terbentuk. ...
LEGISLATIF

Andreas Dorong Masyarakat Melek Keuangan agar Tak Jadi Korban Penipuan Digital

MALANG – Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo mendorong masyarakat memperkuat literasi keuangan di tengah ...
SEMENTARA ITU...

Lewat Dramasoka Pendekar Caping Gunung, Rijanto Ajak Warga Guyub Bangun Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mengajak masyarakat memperkuat persatuan dan gotong royong sebagai modal utama ...
LEGISLATIF

Anggota Dewan Ratih Damayanti Bantu Warga Tak Mampu yang Koma 3 Hari dan Terkendala BPJS

LUMAJANG – Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Lumajang yang juga menjabat sebagai anggota Komisi D DPRD Kabupaten ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Gelar Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan

TUBAN– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban terus mematangkan rencana perlindungan sosial bagi kader. Sebagai langkah ...
OLAHRAGA

Anang Maruf dan Yusuf Ekodono Gabung Soekarno Cup, Dorong Talenta Pelosok Naik Panggung

Legenda Timnas Indonesia Anang Maruf dan Yusuf Ekodono bergabung di Soekarno Cup 2026 karena ingin memperluas ...