Senin
12 Oktober 2026 | 8 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Warga Bojonegoro Desil 1-4 Dijamin Terima Bansos dan Beasiswa, Apa Itu?

IMG-20260825-WA0038

BOJONEGORO – Natasha Devianti, Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, memanfaatkan Reses Masa Sidang II Tahun 2026 untuk bertemu konstituen dan mensosialisasikan kebijakan terbaru Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terkait penyaluran beasiswa, bantuan pendidikan, dan bantuan sosial.

Dalam pertemuan dengan warga, Natasha menjelaskan bahwa Pemkab Bojonegoro kini menggunakan sistem pengelompokan desil melalui DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional) sebagai acuan utama penentuan penerima bantuan.

“Tujuan reses ini agar kita mendengar langsung aspirasi warga. Sekaligus saya sampaikan informasi penting, bahwa sekarang bantuan pendidikan dan bansos menggunakan data desil agar lebih tepat sasaran,”ujar Natasha.

Desil 1-4 Prioritas Beasiswa dan Bansos
Natasya merinci, desil adalah pengelompokan tingkat kesejahteraan ekonomi masyarakat dari skala 1 sampai 10.

Berdasarkan data DTSEN, Desil 1 hingga 4 termasuk kelompok prioritas utama penerima berbagai jenis bantuan sosial termasuk Program Keluarga Harapan / PKH yang fokus pada akses pendidikan dan kesehatan. Juga beasiswa untuk anak kurang mampu juga diprioritaskan dari kelompok ini.

Adapun Desil 1 hingga 5, termasuk kelompok masyarakat tidak mampu yang iuran Jaminan Kesehatannya ditanggung pemerintah/PBI-JK, serta berpotensi mendapat program bansos lainnya.

“Dengan skema ini, penyaluran beasiswa dan bantuan tidak lagi salah sasaran. Yang paling membutuhkan akan lebih dulu kita dahulukan,” tegasnya.

Natasya juga mengingatkan agar masyarakat aktif memutakhirkan data. Tingkat kesejahteraan atau desil ini dapat diperbarui setiap tiga bulan sekali melalui pendataan di tingkat desa/kelurahan dan kecamatan.

“Jika ada perubahan kondisi ekonomi keluarga, segera koordinasi dengan perangkat desa. Supaya data di DTSEN bisa diperbarui dan tidak ada warga yang berhak tapi tertinggal,”ajaknya.

Komitmen Fraksi PDI Perjuangan Kawal Program Kerakyatan
Sebagai wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan, Natasya menegaskan komitmennya untuk mengawal agar program pendidikan dan kesehatan berbasis desil ini berjalan adil dan transparan.

“PDI Perjuangan konsisten memperjuangkan rakyat kecil. Dengan sistem desil ini kita berharap angka kemiskinan bisa ditekan, akses pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu meningkat, dan layanan kesehatan dasar bisa dijangkau semua warga Bojonegoro,” pungkasnya.

Reses ditutup dengan sesi tanya jawab. Sejumlah warga menyampaikan aspirasi terkait kesulitan mengakses informasi beasiswa dan proses pengajuan bansos. Seluruh masukan akan dicatat dan dibawa ke rapat di DPRD untuk ditindaklanjuti bersama Pemkab.(dian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Atasi Kekeringan Dampak El Nino, Sonny Salurkan Bantuan Air Bersih ke Siliragung

BANYUWANGI – Dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino mulai dirasakan oleh sejumlah warga di wilayah ...
EKSEKUTIF

Promosi dan Mutasi Pejabat Pemkab Blitar Bakal Berbasis Manajemen Talenta

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan promosi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Dorong Media Partai Jadi Penyambung Lidah Rakyat

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mendorong perombakan mendasar dalam ...
LEGISLATIF

Sampah Sungai Ancam Picu Banjir, Ketua DPRD Kota Malang Dorong Pemasangan Trash Boom

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong Pemerintah Kota Malang memperkuat ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Raih Lencana Emas Jer Basuki Mawa Beya, Konsisten Kawal Janji Politik

SURABAYA – Konsistensi merealisasikan janji politik melalui kerja nyata dan pengawalan program yang bermanfaat bagi ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Tulungagung Gelar Pelatihan Medsos, Harap Semakin Dekat dengan Rakyat

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar kaderisasi dan pelatihan ...