Kamis
24 September 2026 | 1 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Usung Semangat “Satu Hati, Satu Arah”, Banteng Papua Raya Siap Memberi Kejutan

PDIP-Jatim-Banteng-Papua-Raya-Mukri-Hamadi-09082026

SURABAYA – Perjuangan luar biasa ditunjukkan oleh tim Papua Raya demi berpartisipasi dalam Soekarno Cup 2026. Skuad muda ini harus menempuh perjalanan udara selama enam jam, termasuk transit di Makassar, untuk bisa sampai di Kota Surabaya dan membawa harapan dari ujung timur Indonesia.

Bagi mayoritas pemain yang berusia di bawah 17 tahun (U-17), perjalanan ini memberikan kesan mendalam.

Manajer Tim Papua Raya, Mukri Hamadi, menyebut, setibanya di Surabaya, banyak dari pemain yang terkesan dengan kebersihan dan tata kota yang apik.

“Untuk suasana kotanya mereka sangat puas, mereka menikmati. Ini menunjukkan Pemda Surabaya luar biasa,” ungkapnya di Surabaya, pada Minggu (9/8/2026).

Ia menjelasjan, fokus utama tim Papua Raya dalam turnamen ini bukan sekadar mengejar kemenangan instan, melainkan memberikan ruang bagi talenta muda untuk berkembang.

Manajemen ingin para pemain tampil lepas dan mengeluarkan kemampuan terbaik yang telah diasah selama sesi latihan di Papua.

“Prioritas kita sebenarnya pada usia 17 ini adalah keinginan pemain tampil mengeluarkan talenta terbaik mereka. Kami yakin upaya tidak akan mengkhianati hasil,” ujar Mukri.

Ia menekankan bahwa dalam usia pembinaan, prestasi merupakan buah alami dari proses kerja keras yang dijalani secara konsisten.

Tagline “Satu Hati, Satu Arah” menjadi pedoman bagi seluruh anggota tim Papua Raya selama berkompetisi di Surabaya.

Pesan ini bermakna bahwa meskipun berada di lapangan untuk bertanding, semangat persatuan demi kemajuan sepak bola Indonesia tetap menjadi yang utama.

Sebagai simbol daerah, jersey mereka menggunakan perpaduan warna merah dan hitam yang identik dengan warna kebesaran Persipura Jayapura. Terdapat pula ornamen ukiran khas Papua Selatan yang disematkan sebagai pelengkap identitas budaya pada seragam mereka.

Mukri berharap, ajang Soekarno Cup ini melahirkan pemain-pemain berkualitas yang nantinya bisa memperkuat tim nasional Indonesia di masa depan.

Dukungan dan doa dari seluruh rakyat Papua menjadi kekuatan tambahan bagi skuad “Banteng Papua Raya” yang akan mulai bertanding pada 11 Agustus mendatang.

Meskipun harus menempuh perjalanan jauh, semangat para pemain tidak surut. Mereka siap memberikan kejutan dan membuktikan bahwa talenta dari Papua masih menjadi salah satu yang paling diperhitungkan di kancah sepak bola nasional. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Said Abdullah: Bukan UU Baru, Aturan Turunan P2SK dan Kelembagaan yang Perlu Diakselerasi

JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI Said Abdullah menilai kebutuhan mendesak sektor keuangan saat ini bukan ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Dorong Hidroponik dan Greenhouse untuk Petani Muda Blitar

BLITAR – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur Guntur Wahono mendorong pengembangan pertanian hidroponik dan greenhouse ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Gandeng Bintang Timur Gelar Coaching Clinic Futsal ke Sekolah SD-SMP

SURABAYA — Wali Kota Eri Cahyadi merancang program coaching clinic futsal yang melibatkan langsung pemain dan ...
BERITA TERKINI

PDI Perjuangan Trenggalek Rutin Droping Air Bersih ke Pelosok, Sasar Warga yang Kesulitan Air

TRENGGALEK — Memasuki puncak musim kemarau, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek terus menggencarkan bantuan air ...
KRONIK

Turun Langsung ke Rubaru, Ketua TP PKK Sumenep Tekankan Pencegahan Stunting

SUMENEP – Upaya percepatan penurunan angka tengkes (stunting) di Kabupaten Sumenep terus digencarkan melalui ...
KRONIK

Pimpin Rakor Stunting, Bupati Lukman: Data Harus Selaras dengan Kondisi Faktual Lapangan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan bahwa keberhasilan penanganan stunting membutuhkan data yang ...