Minggu
08 November 2026 | 5 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Nyalakan Terus Semangat Revolusi Jihad

pdip-jatim-jokowi-buka-pospenas

pdip-jatim-jokowi-buka-pospenasSERANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para santri di seluruh tanah air untuk menemukan kembali api semangat jihad yang dikobarkan Kiai Hasyim Asy’ari 71 tahun yang lalu untuk membakar semangat para santri melawan penjajah. Dengan resolusi jihad itu para santri berjuang bersama-sama dengan elemen bangsa yang lain membela tanah air sampai titik darah penghabisan.

“Sehingga, sejarah mencatat para santri telah mewakafkan hidupnya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan mewujudkan cita-cita kemerdekaan,” kata Presiden Jokowi pada pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) ke-7 Tahun 2016, di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Serang, Banten, Jumat (22/10) malam.

Setelah 71 tahun berlalu, Presiden menegaskan, api semangat jihad tersebut tidak boleh padam. Api semangat jihad harus menjadi bagian penting dalam membentuk semangat kemerdekaan, kebangsaan, dan ke-Indonesia-an dari para santri di seluruh penjuru tanah air.

“Api semangat jihad harus terus hidup di dada para santri untuk berjuang menghadapi tantangan-tantangan baru di era kemerdekaan ini. Kita harus menyalakan terus semangat jihad dalam menghadapi kemiskinan, menghadapi kebodohan, menghadapi ketimpangan sosial,” kata Presiden.

Presiden menegaskan, untuk menjadi bangsa yang besar dan diperhitungkan bangsa-bangsa lain di dunia, kekuatan Indonesia bukan hanya jumlah penduduk yang besar ataupun kekayaan alam yang berlimpah. Kekuatan bangsa Indonesia sesungguhnya adalah semangat jihad kebangsaan dan semangat cinta tanah air yang telah diwariskan oleh para ulama pendahulu bangsa ini.

Dengan mewarisi semangat jihad itu, Presiden berharap para santri berlomba-lomba meningkatkan kemampuan diri, terutama mengasah diri di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, prestasi di bidang olahraga, serta tidak lupa membangun kepribadian bangsa dengan menyemarakkan seni dan budaya.

“Itulah jihad kebangsaan untuk menjadi bangsa yang tangguh, bangsa yang produktif, bangsa yang inovatif, dan pantang menyerah,” tutur Presiden seraya menambahkan, dengan bekal semangat itu bangsa Indonesia akan semakin optimis menghadapi segala hambatan dan tantangan untuk menjadi bangsa pemenang.

Pembukaan Pospenas ke-7 itu dihadiri oleh Menko PMK Puan Maharani, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menpora Imam Nahrawi, dan Gubernur Banten Rano Karno. (setkab)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hasto Kristiyanto Ajak Anak Muda Teladani Soekarno Way, Bangun Kepemimpinan Berpihak kepada Rakyat

BLITAR — Generasi muda harus memiliki ideologi, karakter kepemimpinan, dan keberanian memperjuangkan kepentingan ...
KRONIK

Deni Wicaksono: Partai Politik Harus Beri Ruang Anak Muda Berkarya, Bukan Sekadar Dibutuhkan Saat Pemilu

BLITAR — Partai politik harus menyediakan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, menyampaikan ...
KABAR CABANG

DPC Lumajang Salurkan Bantuan untuk Warga Tempursari Terdampak Bencana

LUMAJANG — Sebagai wujud solidaritas dan kepedulian sosial, jajaran kader PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang ...
KABAR CABANG

Dari Buku ke Layar Lebar, PDI Perjuangan Jember Bangun Tradisi Pendidikan Politik

JEMBER – Pendidikan politik tidak harus berlangsung di ruang seminar atau melalui pidato politik. DPC PDI ...
KRONIK

Soekarno Run Blitar Diikuti 4.200 Peserta, Hotel hingga UMKM Berpeluang Raup Dampak Ekonomi

BLITAR — Sebanyak 4.200 peserta dari berbagai daerah dijadwalkan mengikuti Soekarno Run 2026 di Kota Blitar, Minggu ...
KRONIK

Banyuwangi Raih Penghargaan Sidaya Awards 2026, Punya 153 Sekolah Lansia

BANYUWANGI – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, dan produktif ...