Sabtu
08 Agustus 2026 | 5 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Nyalakan Terus Semangat Revolusi Jihad

pdip-jatim-jokowi-buka-pospenas

pdip-jatim-jokowi-buka-pospenasSERANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para santri di seluruh tanah air untuk menemukan kembali api semangat jihad yang dikobarkan Kiai Hasyim Asy’ari 71 tahun yang lalu untuk membakar semangat para santri melawan penjajah. Dengan resolusi jihad itu para santri berjuang bersama-sama dengan elemen bangsa yang lain membela tanah air sampai titik darah penghabisan.

“Sehingga, sejarah mencatat para santri telah mewakafkan hidupnya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan mewujudkan cita-cita kemerdekaan,” kata Presiden Jokowi pada pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) ke-7 Tahun 2016, di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Serang, Banten, Jumat (22/10) malam.

Setelah 71 tahun berlalu, Presiden menegaskan, api semangat jihad tersebut tidak boleh padam. Api semangat jihad harus menjadi bagian penting dalam membentuk semangat kemerdekaan, kebangsaan, dan ke-Indonesia-an dari para santri di seluruh penjuru tanah air.

“Api semangat jihad harus terus hidup di dada para santri untuk berjuang menghadapi tantangan-tantangan baru di era kemerdekaan ini. Kita harus menyalakan terus semangat jihad dalam menghadapi kemiskinan, menghadapi kebodohan, menghadapi ketimpangan sosial,” kata Presiden.

Presiden menegaskan, untuk menjadi bangsa yang besar dan diperhitungkan bangsa-bangsa lain di dunia, kekuatan Indonesia bukan hanya jumlah penduduk yang besar ataupun kekayaan alam yang berlimpah. Kekuatan bangsa Indonesia sesungguhnya adalah semangat jihad kebangsaan dan semangat cinta tanah air yang telah diwariskan oleh para ulama pendahulu bangsa ini.

Dengan mewarisi semangat jihad itu, Presiden berharap para santri berlomba-lomba meningkatkan kemampuan diri, terutama mengasah diri di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, prestasi di bidang olahraga, serta tidak lupa membangun kepribadian bangsa dengan menyemarakkan seni dan budaya.

“Itulah jihad kebangsaan untuk menjadi bangsa yang tangguh, bangsa yang produktif, bangsa yang inovatif, dan pantang menyerah,” tutur Presiden seraya menambahkan, dengan bekal semangat itu bangsa Indonesia akan semakin optimis menghadapi segala hambatan dan tantangan untuk menjadi bangsa pemenang.

Pembukaan Pospenas ke-7 itu dihadiri oleh Menko PMK Puan Maharani, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menpora Imam Nahrawi, dan Gubernur Banten Rano Karno. (setkab)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Dukung PKDI Lumajang di Cup II 2026, Agus Wicaksono Targetkan Juara

LUMAJANG — Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, H. Agus Wicaksono SSos, hadir langsung ...
KABAR CABANG

Musran dan Musranran se Kecamatan Sumbergempol Selesai, Targetkan Penambahan Kursi DPRD Tulungagung

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...
KRONIK

PUDAM Bangkalan Sehat dan Berprestasi, Bupati Lukman Targetkan Peningkatan PAD

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan peran penting perusahaan daerah terhadap peningkatan ...
SEMENTARA ITU...

Rijanto: Blitaria Expo Jadi Etalase Pembangunan dan Penggerak Ekonomi Kabupaten Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan Festival Manggih Raharjo Blitaria Expo bukan sekadar perayaan Hari Jadi ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Dialog Terbuka untuk Selesaikan Sengketa Aset PT KAI di Pasar Turi

Komisi A DPRD Surabaya mendorong penyelesaian sengketa aset PT KAI di Pasar Turi melalui dialog terbuka, ...
KRONIK

Harga Telur di Magetan Merosot Gegara Overproduksi, Dibahas di Kantor Polisi

MAGETAN – Anjloknya harga telur ayam ras akibat kelebihan produksi (oversupply) di Kabupaten Magetan, memicu ...