Selasa
13 Oktober 2026 | 4 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pawai Muharram Sumenep, Ajang Pembentukan Karakter Generasi Muda

PDIP-Jatim Achmad Fauzi 30062026

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melapas Pawai Muharram 1448 Hijriah di depan Labang Mesem, pada Senin (29/6/2026).

Ratusan peserta yang didominasi pelajar tampil memukau mengenakan beragam atribut bernuansa Islami dalam pawai kolosal tersebut.

“Insya Allah, Pawai Muharram ini akan kita laksanakan setiap tahun selama saya menjadi bupati,” ujar Bupati Fauzi, saat melepas pawai.

Menurut dia, Pawai Muharram ini bukan sekadar seremoni tanpa makna. Kegiatan ini merupakan jembatan sejarah untuk merawat tradisi lokal yang sudah mengakar kuat di tengah masyarakat Sumenep selama puluhan tahun.

“Pelaksanaan Pawai Muharram ini merupakan salah satu upaya untuk terus melestarikan budaya yang telah berlangsung bertahun-tahun di Kabupaten Sumenep,” terangnya.

​Fauzi menegaskan, momentum Tahun Baru Islam harus menjadi ajang pembentukan karakter generasi muda yang tangguh dan berintegritas.

​”Tunjukkan bahwa kalian adalah generasi yang berakhlakul karimah dan siap menjadi generasi penerus bangsa yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di masa depan,” terang Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu.

Sementara itu, Kabag Kesra Sekdakab Sumenep, Kamiludin, M.A.P., mengatakan Pawai Muharram tahun ini diikuti sekitar 750 siswa dari 30 lembaga pendidikan.

“Para peserta tampil dengan berbagai atribut Islami yang menghadirkan suasana religius sekaligus semangat menyambut Tahun Baru Hijriah,” ujar dia.

Menurutnya, pawai ini tidak muncul mendadak. Seluruh rangkaian Festival Muharram dipastikan berjalan legal dan terstruktur rapi sesuai dengan instruksi serta garis kebijakan dari kepala daerah.

“”Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan disposisi Bupati Sumenep tertanggal 20 Juni 2026 tentang pelaksanaan rangkaian kegiatan Bulan Muharram 1448 Hijriah,” terangnya.

Ia berharap, esensi dari pawai ini bisa menjadi pemantik kesadaran kolektif masyarakat untuk meningkatkan kualitas sosial dan spiritual, bukan sekadar tontonan hiburan di jalan raya.

“Peringatan Tahun Baru Islam menjadi momentum untuk mengajak masyarakat melakukan hijrah menuju perubahan yang lebih baik melalui penguatan keimanan, muhasabah, pembentukan karakter religius, serta mempererat ukhuwah Islamiyah antara pemerintah dan masyarakat,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Traktor Bantuan APBN Diduga Menyimpang, DPRD Jember: Dinas Pertanian Tidak Bisa Memberikan Data

JEMBER – Dugaan penyimpangan bantuan traktor dari APBN 2025 di Kabupaten Jember belum terjawab. Sejumlah kelompok ...
KRONIK

Gema 111.111 Al-Waqiah di Sumenep, Bupati Fauzi Ajak ASN Perkuat Budaya Religius

SUMENEP – Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menginisiasi gerakan pembacaan bersama 111.111 kali Surat Al-Waqiah. ...
KRONIK

Atasi Kekeringan Dampak El Nino, Sonny Salurkan Bantuan Air Bersih ke Siliragung

BANYUWANGI – Dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino mulai dirasakan oleh sejumlah warga di wilayah ...
EKSEKUTIF

Promosi dan Mutasi Pejabat Pemkab Blitar Bakal Berbasis Manajemen Talenta

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan promosi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Dorong Media Partai Jadi Penyambung Lidah Rakyat

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mendorong perombakan mendasar dalam ...
LEGISLATIF

Sampah Sungai Ancam Picu Banjir, Ketua DPRD Kota Malang Dorong Pemasangan Trash Boom

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong Pemerintah Kota Malang memperkuat ...