Senin
28 September 2026 | 6 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gus Falah: Regulasi Tegas Terhadap LGBT Selaras dengan Pancasila ‎

pdip-jatim-241224-gus-falah

‎JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru, menyatakan bahwa regulasi yang memuat sanksi hukum terhadap tindakan mengampanyekan atau memfasilitasi praktik Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) sangat mungkin dibuat dan diterapkan di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Gus Falah, sapaan akrabnya, sebagai tanggapan atas desakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar pemerintah dan DPR membentuk regulasi yang lebih tegas terhadap tindakan yang mengampanyekan maupun memfasilitasi praktik LGBT.

‎Menurutnya, secara konstitusional pembentukan regulasi semacam itu memiliki landasan yang kuat karena Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum di Indonesia. Seluruh sistem hukum nasional wajib, tambah dia, berlandaskan pada nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

‎”Sebagai sumber dari segala sumber hukum, Pancasila menjadi landasan utama dalam pembentukan seluruh peraturan perundang-undangan di Indonesia. Karena itu, hukum nasional harus mencerminkan nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat Indonesia,” ujar Gus Falah, Sabtu (27/6/2026).

‎Ia menjelaskan, Pancasila merupakan ideologi bangsa yang digali dari akar budaya Indonesia, yang mengandung nilai-nilai luhur, termasuk nilai agama, moral, dan adat istiadat.

Menurutnya, norma-norma yang berkembang dalam masyarakat, termasuk norma agama, patut menjadi salah satu rujukan dalam pembentukan kebijakan hukum nasional.

‎Gus Falah menilai, penolakan terhadap praktik LGBT merupakan salah satu pandangan yang berkembang dalam norma keagamaan yang dianut masyarakat Indonesia.

Karena itu, ia berpandangan, pengaturan hukum mengenai tindakan yang mengampanyekan maupun memfasilitasi praktik LGBT merupakan sesuatu yang wajar untuk dibahas dalam kerangka pembentukan peraturan perundang-undangan.

‎”Peraturan hukum di Indonesia sudah semestinya memuat norma-norma yang hidup dalam masyarakat sebagai pengejawantahan nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, regulasi mengenai kampanye maupun fasilitasi praktik LGBT sangat mungkin dibentuk sepanjang mengikuti mekanisme pembentukan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan berlandaskan konstitusi,” kata Gus Falah.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini menegaskan, setiap pembentukan regulasi harus tetap dilakukan melalui mekanisme legislasi yang sesuai dengan ketentuan konstitusi dan peraturan perundang-undangan, serta mempertimbangkan aspirasi masyarakat dan prinsip-prinsip negara hukum.

Gus Falah mengungkapkan, diskursus mengenai pengaturan tersebut perlu ditempatkan dalam kerangka menjaga nilai-nilai yang menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, sebagaimana tercermin dalam Pancasila dan konstitusi Indonesia. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Siapkan Perwali Perlindungan PRT, Soroti Penampungan dan Denda yang Memberatkan

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Perlindungan Pekerja ...
KRONIK

Said Abdullah Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Bersama Pemuda dan Mahasiswa Sumenep

SUMENEP – Pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan dinilai perlu terus diperkuat di kalangan generasi muda, ...
SEMENTARA ITU...

Novita Hardini: Krisis Air Bersih Butuh Kehadiran Negara dan Kekuatan Masyarakat

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Novita Hardini menegaskan, penanganan krisis air bersih ...
KRONIK

RUN IDI RUN Sumenep Sukses Sedot Perhatian Ribuan Peserta, Bupati Fauzi Ajak Warga Rutin Berolahraga

SUMENEP – Lebih dari 1.000 peserta memenuhi Stadion Ahmad Yani Sumenep dalam kegiatan RUN IDI RUN yang digelar ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Dorong Gen Z Perkuat Ilmu dan Kepedulian untuk Indonesia Emas

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Guntur Wahono menegaskan, generasi muda harus menyiapkan ...
KRONIK

Banyuwangi Luncurkan Bapenda Online 24 Jam, Permudah Layanan Pajak

BANYUWANGI – Mempermudah layanan administrasi perpajakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi meluncurkan ...