Jumat
19 Juni 2026 | 8 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Said Abdullah Tegaskan PDIP Jadi Partai Penyeimbang, Tekankan Sikap Objektif dan Proporsional

pdip jatim 260619 mhsa

JAKARTA – Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Said Abdullah menegaskan bahwa posisi PDIP dalam pemerintahan adalah sebagai partai penyeimbang.

Menurutnya, sikap tersebut merupakan pilihan politik yang jelas dan tidak dapat disamakan dengan konsep oposisi yang lazim diterapkan di sejumlah negara Barat.

“PDI Perjuangan berposisi sebagai partai penyeimbang. Sikap ini bukan sikap abu-abu. Kita tidak bisa membandingkan dengan negara-negara Barat yang menjalankan sistem oposisi,” ujar Said dalam keterangan tertulis kepada media, Kamis (18/6/2026).

Lebih lanjut, Said menjelaskan, posisi penyeimbang yang diambil PDIP mengedepankan sikap objektif dan proporsional, sebagaimana telah disampaikan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Artinya, PDIP akan mendukung pemerintah jika kebijakan dan program yang dijalankan berpihak kepada rakyat serta membawa manfaat bagi masyarakat, meskipun partai tidak mendapatkan keuntungan elektoral dari kinerja positif pemerintah.

Sebaliknya, PDIP siap memberikan masukan secara konstruktif apabila ada kebijakan pemerintah yang dinilai masih memerlukan penyempurnaan. Dalam konteks ini, partai juga belum tentu memperoleh keuntungan elektoral.

Said membedakan posisi tersebut dengan sikap oposisi. Menurutnya, oposisi memiliki orientasi politik yang berseberangan secara menyeluruh dengan pemerintah.

“Sikap oposisi lebih menempuh jalan untuk menunjukkan kelemahan dan kekurangan pemerintahan agar mendapatkan dampak negatif elektoral,” jelasnya.

Sebagai partai penyeimbang, PDIP berharap Presiden Prabowo Subianto dapat menjalankan amanat konstitusi dengan baik hingga akhir masa jabatan pada 2029.

Said mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo telah memahami sikap dan pilihan politik PDIP. Bahkan, menurutnya, Presiden Prabowo menyampaikan terima kasih atas sikap tersebut dan menilai PDIP sebagai teman yang lebih jujur.

“Bapak Presiden sangat sadar bahwa tidak semua pujian itu baik, melebih-lebihkan pujian ibarat teman malah bisa mengaburkan sikap objektivitas yang diperlukan Bapak Presiden,” tutur Said. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Cari Solusi Agar PPPK Tak Terdampak Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi meminta Pemkab mengoptimalkan PAD untuk mengantisipasi dampak kebijakan ...
HEADLINE

Said Abdullah Tegaskan PDIP Jadi Partai Penyeimbang, Tekankan Sikap Objektif dan Proporsional

JAKARTA – Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Said Abdullah menegaskan bahwa posisi ...
LEGISLATIF

Kondisi Geopolitik Timur Tengah jadi Tantangan Penyelenggaraan Haji ke Depan

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri mengingatkan Kementerian Haji dan Umrah perihal tantangan ...
LEGISLATIF

Selaraskan Aturan Pusat, DPRD dan DPMD Jombang Bakal Revisi Perda Pilkades

JOMBANG – Komisi A DPRD Kabupaten Jombang menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Pemberdayaan ...
KRONIK

Bertemu Mensos, Bupati Ipuk Laporkan Progres Sekolah Rakyat dan Digitalisasi Perlinsos

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, bertemu Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf, di Kantor ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Apresiasi Raperda Pembentukan Lima Desa Baru, Soroti Kesiapan SDM dan Kemampuan Fiskal Pemkab Ponorogo

PONOROGO – Fraksi PDI Perjuangan maPAN DPRD Kabupaten Ponorogo menyatakan dukungannya terhadap pembentukan lima ...