Jumat
12 Juni 2026 | 1 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

BUMDes Pelangkidul Ngawi Jajal Peluang Sektor Hortikultura, Kembangkan Melon Greenhouse

IMG-20260611-WA0029_copy_648x432
Anggota DPRD Kabupaten Ngawi, Tri Suprih Wardoyo, di rumah kaca budidaya tanaman melon di Desa Pelangkidul Kecamatan Kedunggalar Ngawi, Kamis (11/6/2026).

NGAWI – Program ketahanan pangan berbasis hortikultura yang dikembangkan BUMDes Mekarsari Desa Pelang Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi mulai menunjukkan hasil positif. Melalui budidaya melon premium di dalam greenhouse modern, desa tersebut tidak hanya mendukung ketahanan pangan, juga membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat.

Anggota DPRD Kabupaten Ngawi, Tri Suprih Wardoyo atau yang akrab disapa Mas Prih, mengunjungi lokasi budidaya melon greenhouse milik BUMDes Mekarsari. Dalam kunjungan tersebut, ia turut memanen dan memetik melon bersama pengelola BUMDes serta warga setempat.

Kegiatan itu dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha desa yang berbasis pada sektor pertanian hortikultura.

Greenhouse yang dikelola BUMDes Mekarsari menjadi salah satu inovasi desa dalam mengembangkan sektor pertanian modern. Dengan sistem budidaya yang lebih terkontrol, melon yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik, rasa yang manis, serta nilai jual yang lebih kompetitif di pasaran.

Mas Prih mengapresiasi keberhasilan BUMDes Mekarsari dalam mengembangkan usaha produktif yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa. Menurutnya, inovasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki.

“Keberhasilan BUMDes Mekarsari dalam mengembangkan budidaya melon greenhouse membuktikan bahwa desa mampu berinovasi dan menghasilkan produk pertanian berkualitas tinggi,” ujarnya, Kamis (11/6/2026)

Legislator PDI Perjuangan itu menilai keberadaan BUMDes harus terus didorong agar mampu menjadi motor penggerak perekonomian desa.

Selain menciptakan nilai tambah dari sektor pertanian, pengelolaan usaha desa yang baik juga dapat membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.

Menurutnya, sektor pertanian, khususnya hortikultura, masih memiliki prospek yang sangat menjanjikan apabila dikelola secara profesional dan memanfaatkan teknologi pertanian modern.

“Sektor pertanian khususnya hortikultura bisa dilakukan oleh desa-desa lain untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” tandasnya.

Melalui inovasi budidaya melon greenhouse yang dikembangkan BUMDes Mekarsari, Desa Pelang Kidul menunjukkan bahwa sektor pertanian tetap menjadi salah satu kekuatan utama dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Warga Panekan Magetan Sampaikan Aneka Aspirasi, dari Bantuan Unggas hingga Pelatihan Wirausaha

MAGETAN – Jeda masa persidangan (reses) ke IV masa sidang ke II Tahun 2026 DPRD Magetan, dimanfaatkan Plt Ketua ...
UMKM

BUMDes Pelangkidul Ngawi Jajal Peluang Sektor Hortikultura, Kembangkan Melon Greenhouse

NGAWI – Program ketahanan pangan berbasis hortikultura yang dikembangkan BUMDes Mekarsari Desa Pelang Kidul, ...
LEGISLATIF

Sengketa Perbatasan Jember-Banyuwangi Hambat Petani, Tabroni Minta Segera Diselesaikan

Anggota Komisi A DPRD Jember Tabroni mendesak penyelesaian batas wilayah Jember-Banyuwangi. Sengketa yang belum ...
LEGISLATIF

Khamim Tohari Ingatkan Sekda Kota Batu Terpilih Jaga Independensi dan Profesionalisme Birokrasi

Anggota DPRD Kota Batu Khamim Tohari mengingatkan Sekda Kota Batu yang akan terpilih agar menjaga independensi ...
KRONIK

Disperinaker Bangkalan Gelar Job Fair 2026, Bupati Lukman Dorong Penurunan Angka Pengangguran

BANGKALAN – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bangkalan menggelar Job Fair 2026. Hal ...
KABAR CABANG

Panen Perdana Posko Pangan, PDIP Jombang Targetkan Ekspansi di 21 Kecamatan

JOMBANG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang menargetkan pembentukan posko pangan di seluruh atau 21 kecamatan di ...