Selasa
14 Juli 2026 | 6 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Khamim Tohari Desak Pemkot Batu Usut Tuntas Dugaan Pungli dan Jual Beli Lapak PKL

pdip jatim 260617 khamim batu

Khamim Tohari mendesak Pemkot Batu mengusut tuntas dugaan pungli dan jual beli lapak PKL di Pasar Alun-Alun Kota Batu.

BATU — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu, Khamim Tohari, mendesak Pemerintah Kota Batu mengusut tuntas dugaan pungutan liar dan praktik jual beli lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Alun-Alun Kota Batu.

Menurut Khamim, kasus tersebut harus mendapat perhatian serius karena diduga telah berlangsung selama bertahun-tahun dan berpotensi merugikan para pedagang kecil.

“Tentu kami sebagai wakil rakyat siap menampung setiap keluhan dan aspirasi para korban dugaan pungli ini,” ujar Khamim, Minggu (17/5/2026).

Khamim menegaskan DPRD Kota Batu siap memfasilitasi aspirasi para pedagang melalui agenda hearing untuk mencari solusi atas persoalan tersebut.

Ia menilai pedagang kaki lima menjadi kelompok paling rentan terhadap praktik-praktik pungli oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kasus ini harus diusut tuntas,” tegasnya.

Dia juga mengingatkan bahwa area yang ditempati pedagang merupakan fasilitas umum sehingga tidak boleh diperjualbelikan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

“Kalau terbukti ada jual beli lapak, maka itu ilegal,” katanya.

Khamim mendukung langkah kepolisian yang saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan pungli dan jual beli lapak PKL tersebut.

Namun ia meminta proses penegakan hukum dilakukan secara adil tanpa tebang pilih.

“Saya mendorong Pemkot Batu harus tegas berani menindak dan mengusut tuntas kasus ini,” ujarnya.

Menurutnya, keberanian pemerintah daerah penting untuk menjaga ketertiban pengelolaan fasilitas umum sekaligus melindungi pedagang kecil dari praktik-praktik yang merugikan.

Selain mendukung penertiban, Khamim juga mengingatkan agar Pemkot Batu tetap menyiapkan solusi bagi pedagang apabila nantinya dilakukan penataan kawasan.

Ia menilai relokasi perlu dipertimbangkan agar para PKL tidak kehilangan mata pencaharian.

“Kalau Satpol PP bertindak atas dasar penegakan aturan, ya harus memberikan solusi seperti relokasi misalnya,” tegasnya.

Khamim berharap penanganan persoalan tersebut tidak hanya berhenti pada penindakan hukum, tetapi juga menghadirkan solusi yang berpihak pada masyarakat kecil. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim: APBD Jangan Hanya Mengejar Angka, Harus Menyejahterakan Rakyat

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan keberhasilan APBD tidak cukup diukur dari pendapatan, serapan ...
LEGISLATIF

Sejumlah SD Negeri di Ngawi Kekurangan Murid, DPRD Ajak Dikbud untuk Bersama Cari Solusi

NGAWI – DPRD Kabupaten Ngawi menyoroti masih adanya sejumlah sekolah Dasar (SD) negeri yang belum mampu memenuhi ...
EKSEKUTIF

Eri Tegaskan Sumbangan HUT RI Harus Sukarela, Bukan Pungutan Wajib

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan sumbangan untuk peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan RT dan RW harus ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Kota Blitar Gelar Musran Serentak Mulai Hari Ini

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar mulai menggelar Musyawarah Ranting (Musran) serentak pada 14-20 Juli 2026 sebagai ...
KABAR CABANG

Candra Ingatkan Warga Lengkapi Administrasi Kependudukan agar Tak Terkendala Layanan Publik

Anggota DPRD Jember Candra Ary Fianto mengingatkan masyarakat agar melengkapi administrasi kependudukan karena ...
KRONIK

Bupati Fauzi Lakukan Penyegaran Birokrasi, Minta Percepat Capaian Program Prioritas Daerah

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat ...